Kamis, 4 Juni 2026

Serangan Israel Pasca Pengumuman Gencatan Senjata Membunuh 116 Warga Gaza, Gencatan Senjata Mulai Berlaku Hari Ini

Kalih Putra, Ifa.id
- Senin, 20 Januari 2025 | 18:06 WIB
Serangan Israel Pasca Pengumuman Gencatan Senjata Membunuh 116 Warga Gaza, Gencatan Senjata Mulai Berlaku Hari Ini ((Freepik))
Serangan Israel Pasca Pengumuman Gencatan Senjata Membunuh 116 Warga Gaza, Gencatan Senjata Mulai Berlaku Hari Ini ((Freepik))

lFA.id -- Setidaknya 116 warga Gaza tewas akibat serangan udara Israel yang dilakukan setelah pengumuman gencatan senjata pada Rabu, 15 Januari 2025.

Menurut laporan dari Pertahanan Sipil Palestina, korban tewas termasuk 30 anak-anak dan 32 perempuan yang menjadi korban dalam serangan brutal oleh pasukan Israel pasca pengumuman gencatan senjata tersebut.

Selain itu, otoritas kesehatan Palestina melaporkan bahwa hingga Sabtu, 18 Januari 2025, total 6.876 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 110.642 lainnya terluka akibat pengeboman yang dilakukan oleh pasukan Zionis.

Baca Juga: Israel-Hamas: Menjelang Perjanjian Henti Gencatan Senjata, Angkatan Bersenjata IDF Mulai Menarik Diri Hingga Peringatan dari Netanyahu

Serangan-serangan ini terjadi meskipun adanya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas yang difasilitasi oleh mediasi intensif dari pihak internasional, termasuk Qatar, Mesir, dan Amerika Serikat.

Gencatan senjata yang disepakati oleh kedua belah pihak untuk menghentikan permusuhan di Gaza dimulai pada hari ini, Minggu, 19 Januari 2025.

Kesepakatan gencatan senjata ini mencakup pertukaran sandera dan tahanan, dengan Hamas yang akan membebaskan 33 sandera, sementara Israel akan membebaskan 737 tahanan Palestina yang ditahan di penjara Israel.

Baca Juga: Houthi Menyerang Israel, Serangan Rudal Dari Yaman Mengaktifkan Sirene di Tel Aviv

Namun, beberapa pihak di Israel, terutama Menteri Keamanan Itamar Ben Gvir, menentang kesepakatan tersebut, menyebutnya sebagai langkah yang "sembrono."

Gencatan senjata ini memberikan harapan baru bagi warga Gaza yang telah terperangkap dalam konflik selama berbulan-bulan, meskipun situasi tetap tegang dan berbagai pihak mengawasi implementasi kesepakatan tersebut dengan cermat.

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X