Namun ketenangan tidak muncul begitu saja. Ia dibangun dari cara seseorang memperlakukan dirinya. Bila seseorang memaksa diri melebihi batas, mengabaikan kebutuhan mental dan emosional, maka yang muncul adalah kelelahan, mudah marah, gelisah, hingga kehilangan tujuan.
Dalam perspektif itu, self-love bukanlah kemewahan, tetapi kebutuhan.
Batasan Self-Love: Tidak Boleh Melupakan Orang Lain
Di titik ini, muncul kekhawatiran: jangan-jangan mencintai diri membuat seseorang menjadi egois?
IFA.id memahami kekhawatiran itu. Islam memberi garis jelas. Self-love yang benar tidak pernah menyingkirkan cinta kepada orang lain.
Baca Juga: Cara Islam Menguatkan Mental di Tengah Hidup yang Berat
Islam mengajarkan keseimbangan. Ada hak tubuh. Ada hak keluarga. Ada hak sahabat. Ada hak ibadah. Ada hak masyarakat.
Nabi pernah mengingatkan seseorang yang berlebihan beribadah sampai melelahkan tubuhnya. Beliau berkata bahwa tubuh punya hak, mata punya hak, keluarga punya hak.
Dari sini terlihat bahwa self-love bukan tentang mendahulukan diri di atas segalanya, tetapi memberi setiap hak porsi yang adil.
Bahaya muncul jika self-love dijadikan pembenaran untuk menghindari tanggung jawab: tidak mau menolong, tidak mau berkorban, atau merasa paling penting. Itu bukan self-love dalam Islam, itu hanya topeng dari keegoisan.
Baca Juga: Rahasia Tenang Hati dalam Islam untuk Kesehatan Mental
Sabar dan Syukur: Dua Pilar Self-Love Islami
Sabar membuat seseorang menerima kelemahannya dengan lembut. Syukur membuat seseorang menghargai kelebihannya tanpa sombong.
Keduanya membuat self-love menjadi seimbang, tidak miring ke arah perfeksionisme atau ke arah permisif. Sabar menjauhkan dari keinginan untuk memaksa diri menjadi sempurna. Syukur menjauhkan dari rasa minder berlebihan.
Dengan dua nilai itu, seseorang lebih mudah berkata pada dirinya:
“Ada hari ketika kuat, ada hari ketika rapuh. Keduanya sama-sama ciptaan Allah.”
Artikel Terkait
Program Air Bersih AQUA Ciherang Bantu 7.110 Warga, Ini Soal Isu Kekeringan
Keutamaan Kurma dalam Ajaran Islam
Kurma, Buah Sunnah yang Sarat Manfaat