shufah

Larangan, Mitos, dan Fakta Tentang Gerhana Matahari dalam Islam

Rabu, 8 Oktober 2025 | 11:40 WIB
IFA.id mengingatkan, Islam mengajarkan untuk meninggalkan takhayul dan menggantinya dengan dzikir, ilmu, dan ketundukan pada kebesaran Allah. (Foto/Ilustrasi)

Menariknya, sains modern kini justru memperkuat pesan Al-Qur’an: bahwa semua benda langit bergerak dengan keteraturan yang sempurna.
Allah berfirman dalam QS. Yasin ayat 38–40:

“Matahari berjalan pada tempat peredarannya... tidaklah matahari dapat mengejar bulan, dan malam pun tidak mendahului siang; masing-masing beredar pada garis edarnya.”

Gerhana hanyalah akibat pertemuan geometris antara bumi, bulan, dan matahari. Namun, bagi orang beriman, peristiwa itu bukan sekadar fenomena fisika, melainkan panggilan spiritual untuk menyadari kebesaran Sang Pencipta.

IFA.id merangkum bahwa gerhana matahari dalam Islam bukan pertanda buruk, bukan pula keajaiban mistik. Ia adalah momen untuk sujud, berdzikir, dan memperbanyak amal.


Ketika dunia gelap sesaat, justru di situlah cahaya iman diuji: apakah manusia masih ingat kepada Tuhannya saat cahaya tertutup sejenak?

Baca Juga: Menolong Diam-Diam: Amalan Rahasia yang Ditinggikan Allah

Halaman:

Tags

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB