shufah

Dalil dan Perselisihan Ulama tentang Qunut Subuh

Senin, 6 Oktober 2025 | 12:40 WIB
Dalam hening Subuh, ketika tangan terangkat membaca Qunut, ada doa yang tak sekadar diucap — tapi dirasakan oleh hati yang percaya penuh pada takdir dan kasih Tuhan. (Foto/Ilustrasi)

اللَّهُمَّ اهْدِنِي فِيمَنْ هَدَيْتَ، وَعَافِنِي فِيمَنْ عَافَيْتَ، وَتَوَلَّنِي فِيمَنْ تَوَلَّيْتَ، وَبَارِكْ لِي فِيمَا أَعْطَيْتَ، وَقِنِي شَرَّ مَا قَضَيْتَ، فَإِنَّكَ تَقْضِي وَلَا يُقْضَى عَلَيْكَ، إِنَّهُ لَا يَذِلُّ مَنْ وَالَيْتَ، وَلَا يَعِزُّ مَنْ عَادَيْتَ، تَبَارَكْتَ رَبَّنَا وَتَعَالَيْتَ.

“Ya Allah, berilah aku petunjuk sebagaimana Engkau telah memberi petunjuk kepada orang-orang yang Engkau beri petunjuk. Berilah aku kesehatan sebagaimana Engkau telah memberi kesehatan kepada orang-orang yang Engkau beri kesehatan. Pimpinlah aku sebagaimana Engkau telah memimpin orang-orang yang Engkau pimpin. Berkahilah untukku apa yang Engkau berikan kepadaku. Lindungilah aku dari keburukan apa yang Engkau tetapkan. Sesungguhnya Engkau yang menetapkan dan tidak ada yang menetapkan atas-Mu. Tidak akan hina orang yang Engkau pimpin, dan tidak akan mulia orang yang Engkau musuhi. Maha Berkah Engkau, wahai Tuhan kami, dan Maha Tinggi Engkau.” (HR. Abu Dawud, Tirmidzi, dan Ahmad)

Baca Juga: Ketika Layar Ponsel Mulai Menggeser Wajah Orang Tua

Mengapa Umat Berbeda, Tapi Tujuan Sama

IFA.id mencatat, perbedaan pandangan dalam Qunut Subuh bukan pertanda perpecahan. Ia justru menjadi simbol toleransi ilmu dan keberagaman ijtihad dalam Islam.

Imam Syafi’i pernah berkata dengan rendah hati:

“Pendapatku benar tapi bisa salah, dan pendapat orang lain salah tapi bisa benar.”

Kalimat ini seolah menggambarkan inti ajaran Qunut: doa yang menyatukan hati, bukan memecah.

Baca Juga: Rahasia Keutamaan Doa Setelah Sholat Wajib yang Jarang Dibahas

Qunut sebagai Titik Refleksi Pagi

Bayangkan sejenak: udara Subuh yang masih dingin, cahaya pertama matahari yang lembut, dan suara doa Qunut menggema pelan di dalam masjid.

Saat itulah, manusia sebenarnya sedang berbicara paling jujur kepada Tuhannya.

IFA.id meyakini, membaca Qunut atau tidak bukan ukuran keimanan, tapi cara berbeda untuk mendekat kepada Allah.

Yang utama adalah makna di baliknya: rasa tunduk, syukur, dan harapan agar hari yang baru membawa kebaikan.

Baca Juga: Rahasia Kehidupan Berkah: Berbakti sesuai Petunjuk Al-Qur’an

Halaman:

Tags

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB