Kamis, 4 Juni 2026

Pesona Masjid Raya Baiturrahman Aceh: Simbol Ketangguhan dan Iman

- Selasa, 18 November 2025 | 18:25 WIB
Keindahan Masjid Raya Baiturrahman Aceh yang berdiri kokoh sebagai simbol ketangguhan dan harapan bagi masyarakat Serambi Mekkah. (Foto/Ilustrasi)
Keindahan Masjid Raya Baiturrahman Aceh yang berdiri kokoh sebagai simbol ketangguhan dan harapan bagi masyarakat Serambi Mekkah. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id mencatat bahwa sejak revitalisasi beberapa tahun lalu, suasana masjid kini sangat nyaman untuk ziarah religi maupun wisata keluarga.

Di malam hari, banyak warga Aceh duduk di pelataran sambil menikmati udara sejuk dan obrolan ringan. Tak ada kesan eksklusif atau terlalu formal. Masjid terasa dekat, ramah, dan terbuka untuk siapa saja.

Arsitekturnya pun memiliki detail yang menarik:
• Kubah hitam raksasa yang menjadi identitas masjid
• Pilar-pilar putih besar yang tegas namun elegan
• Jendela-jendela tinggi bergaya Mughal
• Relief berpola Aceh yang halus
• Taman asri yang mengelilingi area utama

Semua elemen ini membuat masjid terlihat harmonis. Tidak berlebihan, tidak pula minimalis. Pas.

Tempat belajar sejarah dan spiritualitas

IFA.id sering menemukan bahwa tempat-tempat seperti ini justru menjadi ruang refleksi paling tenang.

Baca Juga: Tilawah sebagai Terapi: Ketika Al-Qur’an Mengobati Luka Batin

Banyak pengunjung yang duduk di serambi masjid sambil melihat aktivitas masyarakat: anak-anak bermain, orang tua berdzikir, pelajar membuat catatan sejarah, dan wisatawan mengambil foto.

Keberadaan Museum Tsunami yang berjarak beberapa menit dari masjid juga membuat dua destinasi ini saling melengkapi.

Pengunjung biasanya masuk ke museum untuk melihat fakta bencana, lalu datang ke masjid untuk meresapi ketenangan setelahnya. Keduanya menggambarkan perjalanan Aceh dari masa suram menuju kebangkitan.

Di sinilah letak kekuatan Masjid Raya Baiturrahman. Ia bukan hanya simbol keberagamaan, tetapi juga simbol daya pulih sebuah bangsa.

Baca Juga: Mengaji di Era Digital: Tantangan, Godaan, dan Peluang Baru

Mengapa orang selalu kembali?

Jika ditanya, banyak yang menjawab: karena rasanya berbeda. Ada keteduhan yang sulit dijelaskan, ada kesan agung yang tidak membuat orang merasa kecil, tetapi justru merasa diterima.

IFA.id mencatat bahwa unsur spiritual yang terasa alami membuat banyak wisatawan dari Malaysia, Singapura, Timur Tengah, hingga Eropa terus berdatangan. Mereka datang bukan hanya untuk berfoto, tetapi untuk merasakan atmosfer masjid yang hidup.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Belajar di Era Digital: Pandangan Islam & Tantangannya

Kamis, 20 November 2025 | 17:31 WIB

Cara Menuntut Ilmu yang Diajarkan Nabi

Kamis, 20 November 2025 | 17:28 WIB

Ilmu sebagai Cahaya: Makna Mendalam Menurut Ulama

Kamis, 20 November 2025 | 17:16 WIB

Belajar Sepanjang Hayat dalam Perspektif Islam

Kamis, 20 November 2025 | 17:11 WIB

Adab Menuntut Ilmu yang Mulai Dilupakan

Kamis, 20 November 2025 | 17:06 WIB

Mengapa Belajar Jadi Wajib dalam Islam?

Kamis, 20 November 2025 | 17:01 WIB

Rahasia Keutamaan Menuntut Ilmu dalam Islam

Kamis, 20 November 2025 | 16:56 WIB

Amalan Jumat Pembuka Rezeki Menurut Sunnah

Jumat, 14 November 2025 | 16:45 WIB

Keutamaan Hari Jumat dalam Islam yang Perlu Dipahami

Jumat, 14 November 2025 | 15:12 WIB

Terpopuler

X