Salah satu anaknya kini hafidz Al-Qur’an, dan ia yakin itu adalah buah dari doa yang tidak pernah putus.
Cerita lain datang dari seorang ibu rumah tangga di Surabaya. Ia terbiasa melafalkan doa ini seusai sholat malam.
Anak-anaknya memang tidak selalu sempurna, tetapi mereka memiliki rasa hormat yang tinggi kepada orang tua dan semangat belajar yang kuat. Baginya, doa inilah yang menjaga hati anak-anak tetap lembut.
Cara Membiasakan Membaca Doa Ini
Membaca doa ini tidak membutuhkan waktu lama. Hanya beberapa detik setelah sholat, orang tua bisa melafalkannya dengan penuh kesungguhan. Untuk membiasakan diri, bisa menuliskan doa ini di kertas kecil dan menempelkannya di mushola rumah, atau menjadikannya pengingat di ponsel.
Baca Juga: Idulfitri: Saat Doa dan Harapan Menjadi Lebih Mustajab
IFA.id mencatat, doa yang dibaca konsisten akan membentuk kebiasaan. Dari kebiasaan itulah, energi positif mengalir dalam keluarga, mempengaruhi cara mendidik anak, dan akhirnya menjadi karakter yang diwariskan.
Refleksi untuk Orang Tua
Mendidik anak agar saleh salehah memang membutuhkan usaha nyata: memberikan pendidikan, teladan, dan kasih sayang.
Namun, usaha itu tidak akan lengkap tanpa doa. Setelah sholat, saat hati sedang tenang, doa orang tua menjadi ikatan spiritual yang menghubungkan mereka dengan masa depan anak.
Anak saleh salehah adalah doa yang hidup. Setiap sholat yang mereka lakukan, setiap kebaikan yang mereka tebarkan, sejatinya adalah jawaban dari doa orang tua yang tak pernah putus.
Baca Juga: Rahasia Keberkahan Idulfitri dalam Silaturahmi Keluarga
Artikel Terkait
Puasa dan Pentingnya Menata Hati di Tengah Hiruk Pikuk Dunia
Doa Pendek Setelah Sholat agar Hidup Lancar dan Tenang
Bacaan Doa Ringkas Seusai Sholat untuk Perlindungan Sehari-hari
Keberkahan Idulfitri: Kembali Suci, Kembali Damai