news

Arab Spring & 7+18 Tuntutan Rakyat: Jejak Revolusi Rakyat Modern

Kamis, 4 September 2025 | 05:46 WIB
Massa memenuhi jalanan dalam gelombang Arab Spring, mirip semangat demonstrasi 7+18 di Indonesia (Ifa.id)

Kalau kita tarik ke Indonesia, Arab Spring punya gema yang terasa mirip dengan 7+18 Tuntutan Rakyat. Sama seperti di Tunisia, Mesir, atau Suriah, gerakan di Indonesia ini berangkat dari ketidakpuasan rakyat terhadap kebijakan politik dan kondisi sosial-ekonomi.

Kesamaan paling mencolok ada pada peran mahasiswa dan generasi muda. Di Arab Spring, mahasiswa dan aktivis muda jadi motor utama di lapangan. Begitu pula dalam demonstrasi 7+18, mahasiswa dan ojol tampil sebagai wajah perjuangan, membawa aspirasi masyarakat luas ke jalan-jalan kota besar.

Baca Juga: Mengapa Korupsi Disebut Haram dalam Syariat Islam?

Selain itu, media sosial berperan vital. Arab Spring disebut sebagai “Facebook Revolution” karena mobilisasi massa lahir dari unggahan, tagar, dan video protes yang viral. Pola ini sama dengan demonstrasi 7+18, di mana informasi, ajakan aksi, hingga narasi solidaritas tersebar cepat lewat Twitter, Instagram, dan TikTok.

Keduanya juga punya simbol visual yang kuat. Arab Spring punya bendera, poster, dan kisah Bouazizi sebagai pemantik. Demonstrasi 7+18 menghadirkan spanduk, poster satir, hingga aksi kreatif yang jadi identitas gerakan.

Singkatnya, baik Arab Spring maupun 7+18 Tuntutan Rakyat menunjukkan satu hal: gerakan rakyat modern tidak lagi hanya bergantung pada organisasi formal, tapi pada solidaritas digital dan energi generasi muda.

Baca Juga: Korupsi dalam Perspektif Islam: Dosa Besar yang Merusak Umat

Kini, lebih dari satu dekade sejak Arab Spring, dunia masih mengingat momen ketika seorang pedagang buah kecil di Tunisia mampu mengguncang rezim-rezim besar di dunia Arab.

Sejarah ini menegaskan bahwa suara rakyat, sekecil apa pun, bisa menjadi ombak besar yang mengubah arah bangsa. Dan bagi Indonesia, demonstrasi 7+18 adalah bukti nyata bahwa semangat itu masih hidup: rakyat bersatu, menuntut perubahan, dengan cara dan simbol zamannya.

 

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB