news

Keunikan Ramadhan di Afrika: Tradisi dan Makanan Khas yang Wajib Diketahui

Rabu, 12 Maret 2025 | 22:14 WIB
Keunikan Ramadhan di Afrika (Foto/Pinterest.)

2. Makanan Khas Ramadhan di Afrika

Setiap negara memiliki hidangan khas Ramadhan yang menggugah selera. Berikut adalah beberapa makanan yang sering disajikan saat berbuka dan sahur di berbagai negara Afrika:

a. Harira (Maroko & Aljazair)

Harira adalah sup khas Maroko dan Aljazair yang kaya akan rasa, dibuat dari tomat, lentil, buncis, dan daging. Sup ini menjadi hidangan wajib berbuka karena kaya nutrisi dan mudah dicerna.

b. Ful Medames (Sudan & Mesir)

Ful Medames adalah makanan khas berbahan dasar kacang fava yang dimasak dengan bawang putih, minyak zaitun, dan rempah-rempah. Ini sering disantap saat sahur karena mengenyangkan dan memberikan energi tahan lama.

c. Briouat (Maroko)

Briouat adalah camilan manis atau gurih berbentuk segitiga yang diisi dengan daging cincang, keju, atau almond dan disiram madu.

d. Thieboudienne (Senegal)

Thieboudienne adalah hidangan nasi dan ikan yang kaya rempah. Makanan ini sering dihidangkan saat berbuka karena mengandung protein dan karbohidrat yang membantu memulihkan energi setelah puasa seharian.

e. Samosa (Kenya, Tanzania, Somalia)

Di Afrika Timur, samosa adalah makanan populer yang diisi dengan daging cincang, kentang, atau sayuran dan digoreng hingga renyah.

f. Dates & Jus Buah Segar

Kurma tetap menjadi makanan utama berbuka di berbagai negara Afrika. Selain itu, jus buah segar seperti jus tamarind, jus jeruk, dan jus hibiscus (bissap di Senegal) menjadi minuman khas Ramadhan yang menyegarkan.

Baca Juga: Tradisi Ramadhan di Turki yang Masih Bertahan! Ini Kebiasaan Unik yang Harus Kamu Tahu

3. Perbedaan Waktu Puasa di Afrika

Benua Afrika memiliki perbedaan waktu puasa yang cukup signifikan antara satu negara dan negara lainnya:

  • Afrika Utara (Mesir, Maroko, Aljazair): Puasa bisa mencapai 14-15 jam sehari.

  • Afrika Tengah (Nigeria, Chad, Sudan): Durasi puasa berkisar antara 13-14 jam.

  • Afrika Selatan (Afrika Selatan, Namibia): Puasa berlangsung sekitar 11-12 jam, menjadikannya salah satu durasi puasa terpendek di dunia.

4. Perayaan Idul Fitri di Afrika

Setelah sebulan berpuasa, Idul Fitri dirayakan dengan penuh kegembiraan di Afrika:

  • Di Mesir, orang-orang mengunjungi taman dan pantai bersama keluarga.

  • Di Maroko, warga menikmati sarapan khas seperti Baghrir (pancake berpori) dan teh mint.

  • Di Nigeria dan Senegal, Idul Fitri dirayakan dengan pesta besar dan parade budaya.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB