news

Hukum dan Tata Cara I’tikaf di Masjid

Senin, 24 Februari 2025 | 00:12 WIB
Hukum dan Tata Cara I’tikaf di Masjid (Foto/YouTube)
  • Berakal – Tidak sah bagi orang gila atau anak kecil yang belum mumayyiz.

  • Suci dari hadas besar – Wanita yang sedang haid atau nifas tidak boleh beri’tikaf.

  • Dilakukan di masjid – Sesuai dengan firman Allah dalam Al-Qur’an:

    "(Tetapi) janganlah kamu campuri mereka, sedang kamu beri’tikaf dalam masjid."

    (QS. Al-Baqarah: 187).

  • Baca Juga: Panduan Praktis Melaksanakan Sedekah Subuh untuk Keberkahan Hidup

    Tata Cara I’tikaf

    Berikut adalah tata cara i’tikaf yang benar sesuai dengan tuntunan Nabi Muhammad SAW:

    • Berniat – Setiap ibadah harus diawali dengan niat, termasuk i’tikaf.

    • Memilih masjid – Dianjurkan beri’tikaf di masjid yang digunakan untuk shalat berjamaah agar tidak keluar untuk shalat wajib.

    • Mengisi waktu dengan ibadah – Selama i’tikaf, dianjurkan memperbanyak dzikir, membaca Al-Qur’an, shalat sunnah, dan berdoa.

    • Menghindari hal yang sia-sia – Hindari berbicara tanpa manfaat atau melakukan perbuatan yang tidak bernilai ibadah.

    • Tidak keluar dari masjid kecuali darurat – Seperti untuk memenuhi kebutuhan mendesak (makan, minum, atau buang hajat).

    Baca Juga: Nusaibah binti Ka'ab: Pejuang Wanita Anshar yang Melindungi Rasulullah

    Keutamaan I’tikaf

    • Mendapatkan pahala besar – I’tikaf adalah bentuk ibadah yang sangat dicintai Allah.

    • Meneladani Nabi Muhammad SAW – Nabi Muhammad SAW selalu melakukan i’tikaf, terutama di sepuluh malam terakhir Ramadan.

    Halaman:

    Tags

    Terkini

    Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

    Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

    Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

    Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB