IFA.ID -- Sebuah laporan terkait dugaan persaingan bisnis dan pelecehan seksual tengah menjadi perhatian publik.
Shella Saukia mengonfirmasi bahwa informasi lengkap dan bukti-bukti terkait akan dipaparkan dalam konferensi pers pada hari Rabu mendatang.
"Masih terkait persaingan bisnis, kami belum bisa menjelaskan sekarang. Namun, semuanya akan kami ungkap di hari Rabu.
Ini adalah hal serius yang bahkan sudah sampai ke pihak Polda," ujar Shella saat ditemui.
Baca Juga: Lima Hikmah yang Didapatkan Jika Bertobat Jalan Kembali Menuju Allah
Laporan Baru dengan Bukti yang Disiapkan
Dikonfirmasi bahwa laporan kali ini berbeda dengan laporan sebelumnya, namun tetap terkait persaingan dalam industri skincare.
Kerugian yang dialami disebut sangat besar, mencakup kerugian materiil hingga rusaknya nama baik.
"Ada beberapa bukti yang sudah kami siapkan, seperti video, tangkapan layar percakapan, dan dokumen lainnya. Semua itu akan kami buka saat konferensi pers nanti," jelasnya.
Baca Juga: Mesir Siap Buka Perbatasan Rafah untuk Kiriman Bantuan Kemanusiaan ke Gaza
Ketika ditanya lebih lanjut mengenai pasal yang dilaporkan, pelapor menyebutkan bahwa kasus ini setidaknya mencakup dugaan pencemaran nama baik dan persaingan bisnis yang tidak sehat. Namun, detailnya baru akan dijelaskan pada waktunya.
Dugaan Pelecehan Seksual
Selain persaingan bisnis, laporan ini juga menyebutkan adanya dugaan pelecehan seksual. Shella menjelaskan bahwa pelecehan tidak hanya mencakup tindakan fisik, tetapi juga pelanggaran lain yang berdampak pada profesionalisme dan reputasi.
"Kami siap menghadapi laporan ini dan akan memaparkan bukti kami. Semua pihak harus kooperatif, baik kami maupun pihak yang dilaporkan. Ini penting agar masalah ini bisa tuntas secara adil," tambahnya.
Baca Juga: Makanan Khas Sunda yang Halal, Nikmat Pisan dan Bikin Kangen!
Dampak dan Optimisme Pelapor
Pelapor menyebutkan bahwa dampak dari kasus ini sangat signifikan, termasuk pada penurunan omzet perusahaan. Namun, pihaknya tetap optimis laporan ini akan diterima dan diproses dengan baik oleh pihak berwajib.