Kamis, 4 Juni 2026

Rasakan Keajaiban Ramadhan! Temukan Festival Unik di Seluruh Dunia yang Harus Anda Alami!

Puspita Sari, Ifa.id
- Minggu, 9 Maret 2025 | 03:27 WIB
Rasakan Keajaiban Ramadhan! Temukan Festival Unik di Seluruh Dunia yang Harus Anda Alami! (Foto/YouTube)
Rasakan Keajaiban Ramadhan! Temukan Festival Unik di Seluruh Dunia yang Harus Anda Alami! (Foto/YouTube)

IFA.id -- Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah dan menjadi momen istimewa bagi umat Islam di seluruh dunia. Selain menjalankan ibadah puasa, setiap negara memiliki tradisi unik untuk menyambut dan merayakan bulan suci ini. 

Ramadhan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Hijriah yang ditandai dengan kewajiban berpuasa bagi umat Islam. Bulan ini adalah waktu untuk memperbanyak ibadah, mempererat hubungan dengan Allah, dan menunjukkan solidaritas sosial melalui berbagi kepada sesama. Selain itu, Ramadhan juga menjadi ajang untuk memperkuat tradisi budaya di banyak negara.

Tradisi Ramadhan di Berbagai Negara

1. Indonesia: Nyekar, Ngabuburit, dan Bukber

Di Indonesia, Ramadhan diawali dengan tradisi Nyekar, yaitu mengunjungi makam keluarga untuk mendoakan arwah leluhur. Tradisi ini menjadi momen refleksi bagi banyak orang sebelum memasuki bulan suci.

Selama bulan Ramadhan, istilah ngabuburit sangat populer. Ngabuburit berarti menghabiskan waktu menjelang berbuka puasa dengan berbagai aktivitas seperti jalan-jalan, berburu takjil di pasar, atau berkumpul bersama keluarga.

Selain itu, tradisi bukber atau buka puasa bersama juga menjadi ciri khas masyarakat Indonesia selama Ramadhan.

2. Malaysia: Bazaar Ramadan

Di Malaysia, suasana Ramadhan tidak lengkap tanpa kehadiran Bazaar Ramadan. Pasar ini menawarkan berbagai macam makanan khas untuk berbuka puasa seperti murtabak, nasi lemak, dan kuih-muih. Bazaar Ramadan tidak hanya menjadi tempat berbelanja makanan tetapi juga sarana untuk bersosialisasi.

Baca Juga: Kapan Waktu Terbaik untuk Berdoa agar Dikabulkan Selama Ramadhan? Panduan Lengkap untuk Meraih Keberkahan

3. Mesir: Fanoos dan Meja Rahmah

Di Mesir, lampion warna-warni yang disebut Fanoos menghiasi jalanan selama bulan Ramadhan. Lampion ini melambangkan kebahagiaan dan semangat bulan suci.

Selain itu, masyarakat Mesir memiliki tradisi Meja Rahmah, yaitu menyediakan makanan gratis di meja-meja besar untuk orang yang membutuhkan saat berbuka puasa.

4. Turki: Iftar Sofrası

Turki dikenal dengan tradisi Iftar Sofrası, yaitu jamuan buka puasa bersama yang sering kali diadakan di ruang terbuka seperti taman atau alun-alun kota. Hidangan khas seperti kebab, pide (roti pipih), dan baklava selalu hadir dalam menu iftar mereka.

5. Maroko: Harira dan Pasar Malam

Di Maroko, hidangan berbuka puasa biasanya diawali dengan sup khas bernama Harira, yang terbuat dari kacang-kacangan dan rempah-rempah. Setelah berbuka, masyarakat sering mengunjungi pasar malam untuk menikmati suasana meriah sambil mencicipi makanan lokal lainnya.

6. Arab Saudi: Tadarus Al-Qur’an dan Itikaf

Sebagai tempat lahirnya Islam, Arab Saudi memiliki tradisi yang sangat kental dengan nilai-nilai agama selama Ramadhan. Salah satu tradisi utamanya adalah tadarus Al-Qur’an yang dilakukan di masjid-masjid besar seperti Masjidil Haram di Makkah dan Masjid Nabawi di Madinah.

Selain itu, banyak umat Muslim yang melakukan itikaf, yaitu berdiam diri di masjid selama sepuluh malam terakhir untuk memperbanyak ibadah.

Baca Juga: Waspada! Kesalahan Puasa yang Sering Dilakukan Ratusan Juta Orang dan Dampaknya pada Kesehatan!

7. Nigeria: Kebersamaan dalam Komunitas

Di Nigeria, Ramadhan dirayakan dengan memperkuat ikatan komunitas melalui kegiatan sosial seperti berbagi makanan kepada fakir miskin. Hidangan khas seperti Jollof rice sering disajikan saat berbuka puasa bersama keluarga besar.

8. Bosnia: Tembakan Meriam Penanda Waktu Berbuka

Di Bosnia dan Herzegovina, salah satu tradisi unik selama Ramadhan adalah tembakan meriam sebagai penanda waktu berbuka puasa. Tradisi ini telah berlangsung sejak era Kekhalifahan Ottoman dan masih dipertahankan hingga kini.

Makna Tradisi Ramadhan

Setiap tradisi Ramadhan memiliki makna mendalam yang mencerminkan nilai-nilai Islam seperti kebersamaan, solidaritas sosial, dan kepedulian terhadap sesama.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X