Inti dari i'tikaf adalah menetap di masjid untuk beribadah.
I'tikaf hanya sah jika dilakukan di dalam masjid.
Baca Juga: Panduan Praktis Melaksanakan Sedekah Subuh untuk Keberkahan Hidup
Tata Cara I'tikaf yang Benar
1. Niat I'tikaf
Niat i'tikaf dilakukan di dalam hati saat memasuki masjid. Lafadz niat i'tikaf:
"Nawaitu an a'takifa fi hadzal masjidi lillahi ta'ala"
(Aku berniat i'tikaf di masjid ini karena Allah Ta'ala)
2. Memasuki Masjid dengan Tenang dan Khusyuk
Saat memasuki masjid, usahakan dalam keadaan tenang dan khusyuk. Dahulukan kaki kanan saat masuk dan membaca doa masuk masjid.
3. Mengisi Waktu dengan Ibadah
Selama beri'tikaf, isi waktu dengan berbagai ibadah seperti:
- Shalat sunnah (rawatib, tahajud, dhuha, dll.)
- Membaca Al-Qur'an dan mentadabburinya
- Berzikir dan berdoa
- Mempelajari ilmu agama
- Muhasabah diri
4. Menjaga Adab di Masjid
Selama beri'tikaf, jagalah adab di masjid seperti:
- Berpakaian sopan dan menutup aurat
- Tidak berbicara kotor atau sia-sia
- Tidak mengganggu orang lain yang sedang beribadah
- Menjaga kebersihan masjid
5. Hal-Hal yang Membatalkan I'tikaf
Berikut adalah beberapa hal yang dapat membatalkan i'tikaf:
- Keluar dari masjid tanpa alasan yang dibenarkan syariat
- Murtad (keluar dari agama Islam)
- Haid atau nifas bagi wanita
- Junub
- Mabuk atau gila
- Melakukan hubungan suami istri
Baca Juga: Nusaibah binti Ka'ab: Pejuang Wanita Anshar yang Melindungi Rasulullah
Artikel Terkait
Imam Husain di Karbala: Pengorbanan Besar Demi Kebenaran dan Keadilan
Kisah Raja Najasyi: Keadilannya Menyelamatkan Muslimin dari Penganiayaan Quraisy
Strategi Jenius Sultan Muhammad Al-Fatih dalam Menaklukkan Konstantinopel
Kebiasaan berbuat Baik Setelah Ramadhan di tahun ini
Halimah Yacob: Perempuan Muslim Pertama di Puncak Kepemimpinan Singapura