IFA.id --Keutamaan Menjalankan Puasa di 10 Hari Terakhir Ramadhan
Bulan Ramadhan adalah bulan yang penuh berkah, rahmat, dan ampunan dari Allah SWT.
Selama bulan ini, umat Islam menjalankan ibadah puasa dengan penuh keikhlasan sebagai bentuk ketaatan kepada Allah. Namun, ada momen istimewa dalam bulan Ramadhan yang memiliki keutamaan luar biasa, yaitu 10 hari terakhir. Pada fase ini, banyak keutamaan yang bisa diperoleh bagi mereka yang bersungguh-sungguh dalam ibadah, terutama dalam menjalankan puasa dan amalan lainnya.
1. Waktu Penuh Keberkahan dan Pengampunan
10 hari terakhir Ramadhan merupakan waktu yang sangat istimewa karena di dalamnya terdapat malam Lailatul Qadar, malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam Al-Qur'an, Allah SWT berfirman:
"Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)
Bagi mereka yang berpuasa dengan penuh keimanan dan mengharap ridha Allah di 10 hari terakhir, dosa-dosa mereka diampuni. Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Barang siapa yang berpuasa di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan mengharap pahala, maka diampuni dosa-dosanya yang telah lalu." (HR. Bukhari & Muslim)
Baca Juga: Imam Al-Ghazali: Cendikiawan yang Menyatukan Filsafat, Syariah, dan Tasawuf
2. Kesempatan Meraih Lailatul Qadar
Puasa di 10 hari terakhir Ramadhan memberikan kesempatan besar untuk mendapatkan malam Lailatul Qadar. Nabi Muhammad SAW menganjurkan untuk memperbanyak ibadah di malam-malam ganjil dalam 10 hari terakhir, karena tidak ada yang mengetahui secara pasti kapan Lailatul Qadar terjadi.
Umat Islam dianjurkan untuk memperbanyak doa, khususnya doa yang diajarkan Nabi Muhammad SAW kepada Aisyah radhiyallahu ‘anha:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
("Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, mencintai kemaafan, maka maafkanlah aku.")
Berpuasa dengan penuh keikhlasan dan meningkatkan ibadah di 10 hari terakhir sangat dianjurkan agar mendapatkan keutamaan Lailatul Qadar.
3. Meneladani Sunnah Nabi Muhammad SAW
Nabi Muhammad SAW memberikan contoh kepada umatnya untuk lebih giat beribadah pada 10 hari terakhir Ramadhan. Dalam hadis riwayat Aisyah radhiyallahu ‘anha disebutkan:
"Apabila memasuki sepuluh hari terakhir bulan Ramadhan, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam menghidupkan malam-malamnya, membangunkan keluarganya, bersungguh-sungguh dalam ibadah, dan mengencangkan ikat pinggangnya." (HR. Bukhari & Muslim)
Artikel Terkait
Keutamaan Membaca Al-Qur'an dan Menghafal Juz Amma: Manfaat, Pahala, serta Tips Mudah Menghafalnya dalam Kehidupan Sehari-hari
Panduan Lengkap Doa-Doa Harian yang Wajib Dihafal oleh Setiap Muslim untuk Mendapatkan Keberkahan dan Perlindungan dalam Kehidupan Sehari-hari
Doa-Doa Mustajab Setelah Shalat Tarawih: Meraih Keberkahan Ramadhan
Cara Mengkhatamkan Al-Qur’an di Bulan Ramadhan dengan Mudah dan Khusyuk
Sayyidah Khadijah RA: Wanita Pertama yang Memeluk Islam dan Pendukung Dakwah Nabi Muhammad SAW