Allah berfirman:
"Dan pada sebagian malam, shalat Tahajud-lah kamu sebagai suatu ibadah tambahan bagimu; mudah-mudahan Tuhanmu mengangkat kamu ke tempat yang terpuji." (QS. Al-Isra: 79)
Melaksanakan shalat Tahajud secara rutin di bulan Ramadhan dapat memberikan ketenangan hati serta mendekatkan diri kepada Allah.
Baca Juga: Rahasia Ashabul Kahfi, Mengapa Mereka Tertidur Ratusan Tahun?
4. Memperbanyak Zikir dan Doa
Malam Ramadhan adalah waktu yang sangat baik untuk berzikir dan berdoa. Zikir adalah cara terbaik untuk selalu mengingat Allah, sedangkan doa adalah bentuk pengharapan seorang hamba kepada-Nya.
Nabi Muhammad SAW bersabda:
"Tiga orang yang doanya tidak akan tertolak: orang yang berpuasa hingga ia berbuka, pemimpin yang adil, dan doa orang yang terzalimi." (HR. Tirmidzi)
Zikir yang dapat diamalkan antara lain:
- Tasbih: Subhanallah
- Tahmid: Alhamdulillah
- Tahlil: Laa ilaaha illallah
- Takbir: Allahu Akbar
Selain itu, memanjatkan doa, terutama di malam-malam ganjil sepuluh hari terakhir Ramadhan, sangat dianjurkan.
5. Menghidupkan Malam Lailatul Qadar
Lailatul Qadar adalah malam yang lebih baik dari seribu bulan.
Allah berfirman dalam Al-Qur’an:
"Lailatul Qadar lebih baik dari seribu bulan." (QS. Al-Qadr: 3)
Malam ini terjadi di salah satu dari sepuluh malam terakhir Ramadhan, terutama di malam-malam ganjil (21, 23, 25, 27, atau 29 Ramadhan).
Oleh karena itu, sangat dianjurkan untuk meningkatkan ibadah di malam-malam ini dengan shalat, membaca Al-Qur’an, dan memperbanyak doa, terutama doa yang diajarkan oleh Nabi Muhammad SAW:
"Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni."
"Ya Allah, sesungguhnya Engkau Maha Pemaaf, Engkau menyukai pemaafan, maka maafkanlahaku." (HR. Tirmidzi)