Jumat, 17 Juli 2026

KIS Fruit: Keberhasilan Budidaya Melon Premium dengan Sistem Organik

- Jumat, 21 Februari 2025 | 15:35 WIB
Riyadh Ramadhan, pendiri KIS Fruit (foto/youtube)
Riyadh Ramadhan, pendiri KIS Fruit (foto/youtube)

IFA.id -- Mas Riyadh Ramadhan, pendiri KIS Fruit, berhasil mengembangkan bisnis melon premium menggunakan metode organik.

Nama KIS Fruit merupakan akronim dari Kebun Ijo Sejahtera dengan slogan "Maniskan Indonesia."

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, dukungan keluarga menjadi faktor utama yang mendorong kesuksesannya dalam menjalankan usaha ini.

Baca Juga: Arif Firmansyah: Bangun Usaha Sampingan dengan 2-3 Jam Sehari, Raup Omzet Ratusan Juta

KIS Fruit dikenal sebagai produsen melon organik berkualitas tinggi, khususnya varietas Royal Musk dan Golden Emerald.

Royal Musk memiliki kulit hijau dengan daging oranye yang menggugah selera, sedangkan Golden Emerald dikenal dengan rasa manis khasnya.

Dengan menerapkan metode pertanian organik, KIS Fruit memastikan produk yang sehat dan berkualitas.

Baca Juga: Hikmah Ramadhan untuk Menemukan Ampunan dan Rahmat di Bulan Suci

Setiap greenhouse mampu menghasilkan hingga 1 ton melon dalam satu kali panen. Harga jualnya pun cukup tinggi, yakni Rp95.000 untuk Royal Musk dan Rp85.000 untuk Golden Emerald.

Namun, budidaya melon premium ini memiliki tantangan tersendiri, terutama karena perbedaan suhu antara Indonesia dan Jepang, yang menyebabkan tingkat keberhasilan panen hanya sekitar 50%.

Mas Riyadh menggunakan metode pertanian ramah lingkungan dengan meracik sendiri pestisida dan fungisida organik.

Baca Juga: Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Ramadhan untuk Raih Keberkahan dengan Persiapan Optimal

Pendekatan ini bertujuan untuk menjaga kualitas buah tetap alami serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

Dengan luas lahan 3.000 meter persegi dan empat greenhouse, KIS Fruit terus berinovasi untuk menghasilkan buah berkualitas tinggi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Shinta Sukmawati Khiran

Sumber: YouTube Pecah Telur

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB

Terpopuler

X