lFA.id -- Amerika Serikat (AS) menegaskan komitmennya untuk memastikan bahwa Hamas tidak akan pernah lagi menguasai Gaza setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata antara Israel dan Hamas pada 15 Januari 2025.
Menegaskan bahwa kembalinya Hamas untuk memerintah Gaza akan menjadi hambatan utama bagi Israel dan perdamaian di wilayah tersebut.
Miller menjelaskan bahwa tujuan utama dari gencatan senjata ini adalah untuk memfasilitasi pengiriman bantuan kemanusiaan ke Gaza, yang saat ini sangat dibutuhkan.
Baca Juga: Serangan Israel Menyusul Kesepakatan Gencatan Senjata, Dikabarkan 32 Warga Palestina Tewas
Setidaknya lebih dari 500 truk bantuan per hari diharapkan bisa masuk ke wilayah yang dilanda perang.AS telah berkoordinasi dengan berbagai kelompok bantuan untuk memastikan kesiapan mereka dalam meningkatkan pengiriman bantuan segera setelah gencatan senjata dimulai pada 19 Januari 2025.
Kesepakatan gencatan senjata ini sendiri merupakan inisiatif dari pemerintahan AS, bekerja sama dengan sejumlah negara dunia lainnya.
Miller juga menyalahkan Hamas atas keterlambatan pencapaian kesepakatan, yang baru tercapai lima hari sebelum pelantikan Presiden terpilih, Donald Trump. Usulan awal untuk gencatan senjata ini datang dari Presiden AS, Joe Biden, pada Mei 2024.
Baca Juga: Gencatan Senjata Israel-Hamas: Harapan Baru bagi Warga Palestina
Setelah lebih dari 460 hari perang yang menghancurkan Gaza, akhirnya Hamas dan Israel menyetujui kesepakatan gencatan senjata yang akan dimulai pada 19 Januari 2025, tepat sebelum pelantikan Donald Trump.
Perjanjian gencatan senjata ini akan dilaksanakan dalam tiga tahap, meskipun belum jelas berapa lama kesepakatan ini akan bertahan. Tahap pertama dari gencatan senjata ini direncanakan akan berlangsung selama 42 hari.
Artikel Terkait
Sejarah Konflik Hamas dengan Israel: Perjalanan Kekerasan yang Berkelanjutan
Perjanjian Gencatan Senjata antara Israel dan Hamas di Gaza, Mengakhiri Konflik yang Terkonsolidasi Selama Lebih dari 460 Hari
Iran tentang gencatan senjata di Gaza: Keberhasilan bagi Palestina, kekalahan besar bagi Israel
Gencatan Senjata Israel-Hamas: Harapan Baru bagi Warga Palestina
Serangan Israel Menyusul Kesepakatan Gencatan Senjata, Dikabarkan 32 Warga Palestina Tewas