Kamis, 4 Juni 2026

Sujud di Bawah Rintik: Renungan Iman Saat Dunia Dilanda Banjir

- Sabtu, 1 November 2025 | 13:25 WIB
Sujud di bawah hujan adalah tanda tunduk di tengah ujian. Di balik setiap banjir, ada rahmat Allah yang menunggu untuk disyukuri. (Foto/Ilustrasi)
Sujud di bawah hujan adalah tanda tunduk di tengah ujian. Di balik setiap banjir, ada rahmat Allah yang menunggu untuk disyukuri. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id - Pernah ada momen ketika langit menangis terlalu lama. Air turun tanpa henti, menutup jalan, menenggelamkan sawah, bahkan memisahkan keluarga.

Di layar televisi, berita banjir bergulir nyaris setiap tahun. Tapi di balik itu semua, Islam mengajarkan satu hal sederhana: tidak ada setetes air pun yang turun tanpa izin Allah.

Hujan, dalam pandangan iman, bukan hanya fenomena cuaca. Ia adalah ayat tanda kebesaran Allah yang bisa menjadi rahmat atau peringatan.

Rasulullah SAW sendiri pernah menatap hujan dengan wajah gembira. Tapi beliau juga menangis saat melihat umatnya dilanda banjir. Antara kasih dan ujian, di situlah makna hujan terletak.

Baca Juga: Hujan dan Keseimbangan Bumi: Pelajaran Tauhid dari Alam

Hujan: Antara Rahmat dan Peringatan

Dalam Al-Qur’an, Allah berfirman: “Dan Kami turunkan dari langit air yang diberkahi, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pepohonan dan biji-bijian yang dipanen.” (QS. Qaf: 9)

Namun di ayat lain, hujan bisa juga menjadi azab: “Maka Kami bukakan pintu-pintu langit dengan air yang tercurah.”
(QS. Al-Qamar: 11)

Ayat ini turun tentang kisah kaum Nabi Nuh yang dibinasakan oleh air bah. Dua wajah hujan rahmat dan azab selalu hadir bersisian. Dalam setiap tetesnya, ada pelajaran tentang ketergantungan manusia pada kekuasaan Sang Khalik.

IFA.id mencatat, banyak ulama menafsirkan hujan sebagai ujian kesabaran dan ketundukan. Ujian bagi mereka yang kehilangan, sekaligus peringatan bagi yang lalai.

Baca Juga: Antara Rahmat dan Azab: Dua Wajah Hujan dalam Al-Qur’an

Karena itu, Rasulullah SAW mengajarkan agar setiap kali hujan turun, seorang mukmin mengingat kebesaran Allah dan memohon keselamatan bagi dirinya serta sesamanya.

Ketika Dunia Dilanda Banjir

Beberapa tahun terakhir, banyak negeri muslim menghadapi curah hujan ekstrem: dari Jakarta, Aceh, hingga Pakistan dan Turki. Foto-foto banjir besar menyebar di media sosial.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X