Ke depan, TIMAH menargetkan pembangunan pabrik pengolahan REE skala komersial dan memperluas kerja sama strategis guna memperkuat penguasaan teknologi nasional.
Proyek REE di Tanjung Ular menjadi tonggak penting dalam pengembangan teknologi hijau dan transisi energi Indonesia menuju masa depan yang berkelanjutan.
Artikel Terkait
Nasabah Bank Jatim Raih Hadiah Utama Rp500 Juta dalam Undian Tabungan Simpeda 2025
Pasar LCGC Indonesia Tertekan: Penjualan Maret 2025 Anjlok 38%
Indonesia dan AS Resmi Mulai Negosiasi Teknis Tarif Resiprokal
IKA UII 2025–2030 Resmi Dilantik, Siap Lanjutkan Warisan Pendiri Bangsa
Ary Ginanjar Apresiasi BPJPH: Perlindungan Produk Halal adalah Kedaulatan Perut Anak Bangsa