tafaquh

Update Nishab Zakat Penghasilan 2025: Berapa Angka Resminya?

Kamis, 28 Agustus 2025 | 21:15 WIB
update nishab zakat penghasilan 2025: siapa wajib, berapa besar, dan bagaimana cara hitungnya.

Cara Menghitung Zakat Penghasilan 2025

Rumusnya sederhana:
2,5% × Penghasilan Kotor (bruto) per bulan

Contoh:

Gaji Rp10.000.000/bulan → Zakat = Rp250.000/bulan

Gaji Rp15.000.000/bulan → Zakat = Rp375.000/bulan

(Sumber: Megasyariah.co.id, 2025)

Sebagian ulama berbeda pendapat apakah zakat dihitung dari gaji kotor (bruto) atau setelah dipotong kebutuhan pokok (netto). Namun, Baznas dan mayoritas lembaga zakat menganjurkan dari penghasilan bruto, agar manfaatnya lebih besar bagi mustahik.

Baca Juga: Jejak Tafsir Nusantara: Dari Shaleh Darat hingga Quraish Shihab

Tren & Fakta Menarik 2025

Pengumpulan zakat meningkat: Baznas melaporkan pengumpulan zakat nasional naik menjadi Rp40,53 triliun pada 2024. Zakat penghasilan menjadi salah satu penyumbang terbesar.

Potensi zakat penghasilan: diperkirakan mencapai Rp139 triliun/tahun, angka fantastis yang bisa mengubah wajah kesejahteraan umat jika optimal.

Digitalisasi zakat: kini, pekerja bisa menunaikan zakat gaji hanya dengan satu klik melalui aplikasi e-wallet atau marketplace.

(Sumber: Ngopibareng.id, 2024)

Zakat Penghasilan: Lebih dari Sekadar Kewajiban

Zakat bukan hanya tentang angka, tetapi tentang rasa. Seorang pekerja kreatif di Jakarta pernah berkata, “Bayar zakat bikin gaji saya terasa lebih berkah. Seolah ada ruang lapang dalam hati, meskipun jumlahnya tidak seberapa.”

Halaman:

Tags

Terkini

Keajaiban Sabar dalam Hidup Muslim

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Mengapa Sabar Membuka Jalan Kelapangan?

Sabtu, 29 November 2025 | 20:47 WIB

Sabar: Ujian Berat, Pahala Tanpa Batas

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Dampak Sabar pada Ketenangan Jiwa

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar, Perisai dari Ujian Hidup

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB

Sabar dan Kekuatan Mental Mukmin

Sabtu, 29 November 2025 | 20:46 WIB