Selain doa tersebut, Rasulullah SAW juga sering beristighfar tiga kali setelah sholat:
أَسْتَغْفِرُ اللهَ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ، أَسْتَغْفِرُ اللهَ
Astaghfirullāh, Astaghfirullāh, Astaghfirullāh.
Artinya: Aku memohon ampun kepada Allah.
Keutamaan Membaca Doa Ini
IFA.id merangkum beberapa keutamaan doa permohonan ampun setelah sholat:
-
Menghapus Dosa – Istighfar adalah kunci penghapus dosa yang dilakukan setiap hari.
-
Menentramkan Hati – Doa memberi rasa lega karena dosa telah diakui dan dihadapkan kepada Allah.
-
Menguatkan Tekad untuk Bertaubat – Dengan rutin berdoa, hati akan lebih mudah menjauhi perbuatan maksiat.
Baca Juga: Rahasia Doa Setelah Sholat untuk Mendidik Anak Saleh
Kisah Nyata dari Kekuatan Doa Ampunan
Seorang karyawan di Jakarta mengaku selalu beristighfar setelah sholat. Ia merasa lebih tenang dalam menghadapi tekanan pekerjaan. Menurutnya, meskipun masalah tetap ada, hatinya lebih damai karena ia yakin Allah sudah mendengar permohonannya.
Cerita lain datang dari seorang ibu rumah tangga yang terbiasa membaca doa permohonan ampun setelah sholat. Ia merasa lebih ringan menjalani hidup meski sering menghadapi cobaan ekonomi. Baginya, doa setelah sholat adalah sumber energi positif yang tidak tergantikan.
Bagaimana Membiasakan Diri?
Membiasakan doa permohonan ampun setelah sholat tidaklah sulit. Cukup dengan menghafal istighfar pendek atau doa ringkas Rasulullah SAW. Tempelkan tulisan doa di mushola rumah atau simpan di ponsel sebagai pengingat. Dengan niat tulus, doa akan lebih mudah menjadi kebiasaan.
IFA.id mencatat, kebiasaan kecil ini bisa menjadi pintu menuju ampunan besar. Allah berjanji dalam Al-Qur’an bahwa siapa saja yang memohon ampunan dengan tulus, akan diberikan ampunan dan rahmat-Nya.