IFA.id - Setiap manusia pasti pernah diuji dengan sakit. Ada yang ringan, ada pula yang berat dan membutuhkan kesabaran luar biasa. Islam mengajarkan bahwa sakit adalah salah satu cara Allah menghapus dosa seorang hamba.
Namun, meskipun sakit mengandung hikmah, setiap Muslim dianjurkan untuk berdoa agar diberikan kesembuhan. Salah satu waktu terbaik untuk memanjatkan doa kesembuhan adalah setelah sholat, saat hati masih dalam keadaan khusyuk dan dekat dengan Allah SWT.
Rasulullah SAW sendiri sering mendoakan orang yang sakit agar lekas sembuh. Dalam sebuah hadis riwayat Bukhari dan Muslim, beliau mengajarkan doa:
“Ya Allah, Rabb manusia, hilangkanlah penyakit ini, sembuhkanlah, Engkau Maha Penyembuh, tidak ada yang bisa menyembuhkan kecuali Engkau, dengan kesembuhan yang tidak meninggalkan sakit lagi.”
Baca Juga: Doa Setelah Sholat Agar Diberi Kesehatan Hati dan Pikiran
Hadis ini menjadi dasar bahwa doa merupakan bagian penting dalam ikhtiar penyembuhan, disamping usaha medis.
Doa setelah sholat untuk kesembuhan penyakit bukan hanya permohonan lahiriah, melainkan juga kekuatan batin. Hati yang tenang dan pikiran yang pasrah kepada Allah akan mempercepat proses penyembuhan.
Karena itu, doa ini juga bisa diamalkan oleh keluarga atau kerabat yang mendoakan orang sakit, sebagai wujud kasih sayang dan kepedulian.
Kesembuhan hakikatnya datang hanya dari Allah. Dokter, obat, atau terapi hanyalah perantara. Maka, ketika seorang Muslim selesai sholat dan memohon kesembuhan, ia sedang menegaskan keyakinannya bahwa Allah adalah Asy-Syafii, Maha Penyembuh.
Baca Juga: Bacaan Doa Setelah Sholat untuk Keselamatan dan Panjang Umur
Dengan doa yang tulus, hati menjadi lapang, dan rasa sakit bisa lebih mudah ditanggung. Selain memohon kesembuhan, doa setelah sholat juga bisa diiringi dengan istighfar dan dzikir.
Sebab, bisa jadi sakit yang menimpa adalah pengingat agar seorang hamba lebih dekat dengan Allah. Dengan memperbanyak doa dan dzikir, seorang Muslim bukan hanya memohon kesembuhan fisik, tetapi juga penyembuhan jiwa dari kelalaian.
اَللّٰهُمَّ رَبَّ النَّاسِ أَذْهِبِ الْبَأْسَ، وَاشْفِ أَنْتَ الشَّافِي، لاَ شِفَاءَ إِلَّا شِفَاؤُكَ، شِفَاءً لاَ يُغَادِرُ سَقَمًا
Allahumma rabbann-naasi adzhibil-ba’sa, wasyfi, antal-syaafii, laa syifaa’a illa syifaauka, syifaa’an laa yughaadiru saqamaa.