IFA.d - Setiap manusia pernah dilanda rasa gelisah dan resah. Entah karena urusan dunia, masalah pekerjaan, atau beban hidup yang tak kunjung selesai.
Rasa gelisah ini sering mengganggu pikiran dan membuat hati tak tenang. Islam mengajarkan cara sederhana namun mendalam untuk meredakan perasaan tersebut: berdoa setelah sholat.
Doa adalah jalan untuk menenangkan hati dan mengembalikan rasa percaya diri kepada Allah SWT.
Rasulullah SAW menegaskan bahwa doa adalah senjata seorang mukmin. Setelah sholat, hati seorang Muslim berada pada kondisi yang lebih lembut, dekat dengan Rabb-nya, dan siap menerima ketenangan.
Baca Juga: Rahasia Ketenangan Hati dalam Doa Setelah Sholat Fardhu
Pada saat itulah, doa untuk mengikis rasa gelisah menjadi sangat dianjurkan. Dengan doa, seorang hamba menyerahkan seluruh keresahannya kepada Allah, Dzat yang Maha Mengetahui isi hati.
Salah satu doa yang dapat diamalkan setelah sholat untuk mengikis gelisah dan resah adalah:
اَللّٰهُمَّ إِنِّي أَعُوذُ بِكَ مِنَ الْهَمِّ وَالْحَزَنِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْعَجْزِ وَالْكَسَلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنَ الْجُبْنِ وَالْبُخْلِ، وَأَعُوذُ بِكَ مِنْ غَلَبَةِ الدَّيْنِ وَقَهْرِ الرِّجَالِ
Allahumma inni a‘uudzu bika minal-hammi wal-hazan, wa a‘uudzu bika minal-‘ajzi wal-kasal, wa a‘uudzu bika minal-jubni wal-bukhl, wa a‘uudzu bika min ghalabatid-dayni wa qahrir-rijaal.
“Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari kegelisahan dan kesedihan, dari kelemahan dan kemalasan, dari sifat penakut dan kikir, serta dari lilitan utang dan tekanan manusia.” (HR. Abu Dawud).
Baca Juga: Dzikir dan Doa Setelah Sholat yang Membawa Keikhlasan Jiwa
Doa ini sangat lengkap karena mencakup berbagai hal yang sering menjadi sumber keresahan manusia: rasa sedih, malas, takut, kikir, hingga utang yang menumpuk.
Dengan membacanya setelah sholat, seorang Muslim belajar menyerahkan seluruh beban hidupnya kepada Allah. Hati yang tadinya gelisah akan lebih ringan karena menyadari bahwa segala urusan ada dalam genggaman-Nya.
Selain doa tersebut, ada doa lain yang bisa diamalkan agar hati lebih damai, yaitu doa Nabi Musa ketika menghadapi tugas berat: