Kamis, 4 Juni 2026

Jika Ingin Sukses dan Kaya Sesuai Ajaran Islam

Faturohman SK, Ifa.id
- Sabtu, 18 Januari 2025 | 14:00 WIB
Muslimah kaya memegang uang dolar.
Muslimah kaya memegang uang dolar.

IFA.id - Sukses dan kaya adalah dua hal sering dianggap sebagai tujuan hidup. Banyak orang berusaha keras untuk mencapainya dengan cara berbeda-beda.

Namun, bagi seorang Muslim, sukses dan kekayaan tidak hanya diukur dari materi, tapi juga dari keberkahan, keadilan, dan kebaikan dalam hidup. Islam mengajarkan bagaimana cara untuk mencapai keduanya dengan cara benar dan terhormat.

Di bawah 7 prinsip harus diterapkan agar kita bisa sukses dan kaya sesuai ajaran Islam:

1. Tawakal dan Usaha Maksimal

Dalam Islam, kita diajarkan untuk selalu berusaha dan berdoa, serta tawakal atau menyerahkan hasilnya kepada Allah setelah berusaha dengan maksimal.

Allah berfirman, "Dan katakanlah, 'Bekerjalah kamu, maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang beriman akan melihat pekerjaanmu, dan kamu akan dikembalikan kepada Allah mengetahui ghaib dan tampak, lalu Dia memberitakan kepada kamu apa telah kamu kerjakan.'" (QS. At-Tawbah: 105)

Untuk meraih sukses, kita harus berusaha keras dan maksimal dalam setiap pekerjaan kita lakukan, namun hasil akhirnya tetap kita serahkan kepada Allah karena Dia Maha Mengetahui. Tawakal bukan berarti kita pasrah begitu saja tanpa usaha, melainkan percaya bahwa Allah akan memberikan terbaik bagi kita.

Baca Juga: Makanan sebagai Obat, Panduan Gizi Sehat Berdasarkan Sunnah

2. Mengutamakan Kejujuran dalam Bisnis

Kejujuran adalah kunci utama dalam meraih keberkahan dalam hidup dan usaha. Dalam bisnis, tidak ada tempat untuk kebohongan, penipuan, atau kecurangan.

Rasulullah SAW bersabda, "Pedagang jujur dan dapat dipercaya akan bersama para nabi, orang-orang siddiq, dan para syuhada." (HR. Tirmidzi)

Islam mengajarkan bahwa untuk mendapatkan keberkahan dalam usaha dan kehidupan, kita harus selalu jujur. Kejujuran dalam berbisnis akan mendatangkan keberkahan, meski keuntungan didapat mungkin tidak sebesar orang tidak jujur, namun dengan keberkahan Allah, hidup akan lebih terasa cukup dan berkualitas.

3. Menghindari Riba (Bunga)

Riba atau bunga adalah hal diharamkan dalam Islam. Bertransaksi dengan riba tidak hanya akan membuat kita jauh dari keberkahan Allah, tapi juga merugikan orang lain dalam jangka panjang.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sedekah Jumat: Kisah Nyata yang Menggetarkan Hati

Jumat, 7 November 2025 | 16:50 WIB

Rahasia Pesantren Melahirkan Pemimpin Hebat Indonesia

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:18 WIB

Kisah Nyata: Hidup Berubah Setelah Rutin Sholat Dhuha

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:01 WIB

Masjid Besar Gelar Salat Id Akbar, Jamaah Membludak

Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:14 WIB

Kisah Nyata Pasangan Nikah Beda Agama, Bisa Bertahan?

Senin, 15 September 2025 | 12:41 WIB

Nikah Beda Agama: Antara Cinta dan Aturan Negara

Senin, 15 September 2025 | 11:27 WIB

Islamic Healing: Cara Islam Mengobati Luka Batin

Jumat, 18 April 2025 | 08:45 WIB

Bagaimana Islam Mengajarkan Mengatasi Kesepian?

Jumat, 18 April 2025 | 08:25 WIB

Puasa dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mental

Rabu, 16 April 2025 | 20:55 WIB

Cara Rasulullah Menghadapi Rasa Sedih dan Kecewa

Rabu, 16 April 2025 | 20:35 WIB

Terpopuler

X