news

Wisata Halal di Kawasan Adat Non-Muslim: Toleransi yang Menginspirasi di Pelosok Nusantara

Selasa, 22 April 2025 | 18:58 WIB
Wisata Halal di Kawasan Adat Non-Muslim: Toleransi yang Menginspirasi di Pelosok Nusantara (Foto/Pinterest.)

Destinasi Wisata Halal di Kawasan Adat Non-Muslim yang Patut Dikunjungi

1. Kampung Adat Wae Rebo – Flores (Mayoritas Katolik)

Wae Rebo adalah desa adat di pegunungan Manggarai Barat, NTT. Meski warganya mayoritas Katolik, mereka menyambut wisatawan Muslim dengan ramah.

Baca Juga: Desa Santri sebagai Destinasi Wisata Halal Edukatif: Harmoni Spiritualitas dan Budaya Lokal

Fasilitas Halal:

  • Makanan non-babi dan non-alkohol tersedia atas permintaan.

  • Ruang salat disiapkan di rumah tamu.

  • Penduduk lokal terbiasa menerima tamu Muslim.

Pengalaman Budaya:

  • Tinggal di rumah Mbaru Niang tradisional.

  • Belajar menenun dan menyaksikan ritual adat.

2. Desa Adat Tenganan Pegringsingan – Bali (Hindu Bali Aga)

Tenganan dikenal sebagai desa Bali Aga yang masih memegang tradisi kuno. Meski Hindu, desa ini sangat toleran terhadap wisatawan Muslim.

Catatan Wisata Halal:

  • Beberapa rumah warga menyediakan makanan nabati yang aman untuk Muslim.

  • Akomodasi ramah Muslim dengan arah kiblat dan alat salat.

  • Ritual budaya Hindu disampaikan secara edukatif, bukan pemaksaan spiritual.

3. Desa Sumba Adat – Sumba Barat Daya (Kristen dan Marapu)

Komunitas adat Sumba terkenal dengan tradisi Marapu yang masih kental, namun mereka terbuka terhadap semua wisatawan.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB