news

Menjaga Lisan dan Menghindari Ghibah dalam Islam: Kunci Hidup Tenang dan Berkah

Rabu, 19 Maret 2025 | 21:38 WIB
Menjaga Lisan dan Menghindari Ghibah dalam Islam: Kunci Hidup Tenang dan Berkah (Foto/Pinterest.)

 

IFA.id -- Lisan adalah anugerah yang bisa menjadi ladang pahala atau sumber dosa. Dalam Islam, menjaga lisan adalah tanda ketakwaan, sementara ghibah (menggunjing) adalah perbuatan tercela yang harus dihindari. 


1. Mengapa Menjaga Lisan Itu Penting dalam Islam?

Islam mengajarkan umatnya untuk berbicara dengan baik dan menjaga lisan dari kata-kata yang menyakiti. Berikut adalah alasan mengapa menjaga lisan itu sangat penting:

a. Perintah Langsung dari Allah dan Rasul-Nya

Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah kamu mengikuti apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya pendengaran, penglihatan, dan hati, semuanya itu akan diminta pertanggungjawabannya." (QS. Al-Isra: 36)

Rasulullah SAW juga bersabda:

"Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhir, maka hendaklah ia berkata baik atau diam." (HR. Bukhari dan Muslim)

b. Lisan Bisa Menjadi Sumber Kebaikan atau Keburukan

Baca Juga: Cara Menjadi Muslim yang Baik di Lingkungan Non-Muslim: Panduan Praktis untuk Tetap Istiqamah

Ucapan yang baik bisa membawa pahala, tetapi ucapan yang buruk bisa menjadi sumber dosa. Dengan menjaga lisan, kita bisa menghindari kebiasaan buruk seperti berbohong, mencaci, atau menyakiti perasaan orang lain.

c. Menjaga Lisan Adalah Ciri Orang Bertakwa

Orang yang bisa mengendalikan lisannya adalah mereka yang bertakwa dan dekat dengan Allah SWT. Dalam kehidupan sehari-hari, orang yang menjaga ucapannya cenderung lebih dihormati dan dipercaya.


2. Bahaya Ghibah dalam Islam: Mengapa Harus Dihindari?

Ghibah adalah tindakan membicarakan keburukan orang lain tanpa sepengetahuannya. Islam dengan tegas melarang perbuatan ini karena dampaknya yang sangat buruk.

a. Ghibah adalah Dosa Besar

Allah SWT berfirman:

"Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya." (QS. Al-Hujurat: 12)

Hadis Rasulullah SAW juga menegaskan:

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB