news

Berani Jamin! 9 dari 10 Orang Ketagihan dengan Kelezatan Makanan Khas Daerah Ini Saat Ramadan!

Kamis, 6 Maret 2025 | 15:06 WIB
Berani Jamin! 9 dari 10 Orang Ketagihan dengan Kelezatan Makanan Khas Daerah Ini Saat Ramadan! (Foto/YouTube)

Bulan Ramadan adalah momen istimewa bagi umat Muslim di seluruh dunia, termasuk di Indonesia. Selain ibadah puasa, hal yang paling dinanti adalah berbuka dengan aneka makanan khas yang hanya muncul saat Ramadan.

Indonesia, dengan kekayaan budaya dan kulinernya, menawarkan berbagai hidangan khas daerah yang menjadi favorit untuk berbuka. 

Mengapa Makanan Khas Daerah Populer Saat Ramadan?

Makanan khas daerah sering kali memiliki nilai tradisi yang kuat, sehingga menjadi bagian tak terpisahkan dari perayaan Ramadan. Selain itu, beberapa makanan ini hanya tersedia selama bulan puasa, menjadikannya lebih spesial. Dengan cita rasa yang unik dan kaya rempah-rempah, makanan khas daerah juga menawarkan pengalaman kuliner yang berbeda di setiap wilayah.

Daftar Makanan Khas Daerah Populer Saat Ramadan

1. Kolak (Sumatera Barat)

Kolak adalah salah satu makanan khas yang hampir selalu hadir di meja berbuka puasa. Hidangan ini terbuat dari bahan utama seperti pisang atau ubi yang dimasak dengan santan, gula merah, dan daun pandan. Rasanya manis dan gurih, cocok untuk mengembalikan energi setelah seharian berpuasa.

Baca Juga: Makanan dan Minuman Halal-Haram dalam Islam: Panduan Lengkap Berdasarkan Dalil, Jenis, dan Cara Memilih Produk yang Aman

2. Ketan Bintul (Banten)

Ketan bintul adalah makanan tradisional Banten yang berbahan dasar ketan dengan taburan serundeng kelapa parut yang disangrai bersama rempah-rempah. Menurut sejarah, makanan ini merupakan favorit Sultan Banten untuk berbuka puasa. Biasanya, ketan bintul disantap dengan kuah semur atau empal daging sapi.

3. Mi Glosor (Bogor, Jawa Barat)

Mi glosor adalah hidangan khas Bogor yang populer selama Ramadan. Mi ini terbuat dari tepung singkong atau aci dengan tekstur licin dan kenyal. Biasanya disajikan dengan sambal kacang dan gorengan sebagai pelengkap.

4. Bubur Kanji Rumbi (Aceh)

Bubur kanji rumbi adalah menu khas Aceh yang sering disajikan di masjid-masjid selama buka bersama. Bubur ini kaya akan rempah-rempah seperti cengkeh dan kayu manis, memberikan rasa hangat dan lezat.

Baca Juga: Kamu Ingin Ramadhan Lebih Bermakna? Unduh Aplikasi Islami Terbaik Ini Sekarang!

5. Toge Panyabungan (Mandailing Natal, Sumatra Utara)

Minuman manis ini terdiri dari berbagai bahan seperti ketan merah, tape, candil, cendol, dan santan gula merah cair. Rasanya segar dan cocok untuk berbuka puasa.

6. Bongko Kopyor (Gresik, Jawa Timur)

Bongko kopyor adalah hidangan manis berbahan dasar nangka, kelapa muda, roti tawar, dan santan. Makanan ini dibungkus daun pisang lalu dikukus hingga matang.

7. Sotong Pangkong (Pontianak, Kalimantan Barat)

Sotong pangkong adalah cumi kering yang dipanggang lalu dipukul-pukul agar empuk sebelum disajikan dengan bumbu kacang atau pedas manis. Hidangan ini sangat populer selama Ramadan di Pontianak.

8. Barongko (Makassar, Sulawesi Selatan)

Barongko adalah kudapan tradisional dari Makassar berbahan dasar pisang yang dicampur telur dan santan sebelum dibungkus daun pisang lalu dikukus. Rasanya manis dan gurih, cocok untuk berbuka puasa.

Baca Juga: Rahasia Takdir: Memahami Iman kepada Qadha dan Qadar agar Hidup Lebih Tenang

9. Kue Bingke (Pontianak)

Kue bingke memiliki bentuk seperti bunga dengan tekstur lembut serta rasa manis-gurih. Hidangan ini menjadi favorit masyarakat Pontianak saat Ramadan.

10. Bubur Pacar Cina (Betawi)

Bubur pacar cina terbuat dari biji sagu yang dimasak dalam kuah santan manis dengan tambahan es batu untuk memberikan rasa segar saat berbuka.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB