IFA.id -- Arif Firmansyah, yang sebelumnya terjebak dalam rutinitas kerja di industri perhotelan, kini berhasil mengubah hidupnya dengan menjalankan usaha sampingan hanya dalam 2-3 jam sehari.
Terinspirasi oleh nasihat sang ayah, "Ambil puasamu di masa mudamu, hari rayamu di masa tuamu," ia memanfaatkan waktu luangnya untuk membangun bisnis sebagai bekal masa depan.
Pandemi menjadi titik balik bagi Arif. Merasa stagnan dalam pekerjaannya, ia mulai mencoba berbagai usaha, dari menjual makanan hingga pengharum ruangan, demi menambah penghasilan.
Pengalamannya di hotel bintang lima mengajarkannya pentingnya kepuasan pelanggan, strategi yang kemudian ia terapkan untuk meningkatkan loyalitas konsumen.
Baca Juga: Kampung Talas: Anak Muda Dorong Ekonomi Desa Lewat Pertanian
Nasihat ayahnya tentang kerja keras dan pengorbanan semakin memotivasinya.
Ia terinspirasi oleh sosok sang ayah, yang meskipun memiliki jabatan tinggi, tetap hidup sederhana dan mendahulukan kepentingan orang lain, termasuk mendukung pendidikan anak yatim.
Prinsip ini membuat Arif terus mencari peluang usaha hingga akhirnya menerima pesanan besar yang membantunya membiayai pernikahan tanpa harus berutang.
Bagi Arif, bisnisnya bukan sekadar mencari keuntungan, tetapi juga bentuk pengabdian kepada orang tua.
Baca Juga: Sunnah-Sunnah yang Dianjurkan Sebelum Ramadhan untuk Raih Keberkahan dengan Persiapan Optimal
Ia selalu menyisihkan hasil usahanya untuk membayar tagihan keluarga dan rutin mengunjungi mereka demi mendapatkan doa serta dukungan.
Tekad inilah yang memacunya untuk membangun usaha dengan penghasilan setara atau lebih besar dari gajinya di perusahaan.
Kini, berkat disiplin dalam mengatur waktu dan semangat pantang menyerah, Arif Firmansyah berhasil mengembangkan usaha sampingan yang menghasilkan omzet ratusan juta.
Kisahnya membuktikan bahwa dengan strategi dan dedikasi, waktu yang terbatas pun dapat dimanfaatkan untuk mencapai kesuksesan.