news

Viral Fenomena Berburu Koin Jagat yang Meresahkan Hingga Rusak Fasilitas GBK

Selasa, 14 Januari 2025 | 15:25 WIB
Koin Jagat - Busurnusa.com (rri.co.id) (Utep Sutiana)

Di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta, fenomena serupa sempat terjadi, menyebabkan kerusakan pada fasilitas publik.

Pihak pengelola Gelora Bung Karno bahkan melayangkan surat peringatan kepada pengembang aplikasi Jagat untuk segera menarik koin dari lokasi tersebut agar kerusakan lebih lanjut dapat dihindari.

Meski aplikasi ini menawarkan hadiah uang yang menarik, banyak yang merasakan dampak negatifnya.

Aksi vandalisme dan kerusakan infrastruktur telah membuat pengelola taman dan fasilitas umum bertindak cepat untuk mengatasi masalah ini.

Fenomena ini menjadi cerminan dari bagaimana tren digital dapat mempengaruhi perilaku masyarakat, baik positif maupun negatif.

Namun, bagi sebagian orang, perburuan koin Jagat menjadi ajang hiburan sekaligus peluang besar.

Ada yang datang dari luar kota hanya untuk merasakan sensasi berburu koin. Seorang remaja dari Jawa Tengah mengaku rela menempuh perjalanan jauh ke Surabaya hanya untuk ikut merasakan kegembiraan mencari koin di Tugu Pahlawan.

Meski belum berhasil mendapatkan hadiah besar, semangat untuk menemukan koin terus mendorongnya untuk mencoba lebih giat.

Meskipun demikian, pihak aplikasi Jagat sendiri mengimbau para penggunanya untuk lebih bertanggung jawab dalam mencari koin.

Mereka menyarankan agar pencarian dilakukan dengan cara yang lebih hati-hati dan tidak merusak lingkungan sekitar.

"Koin tidak hanya tersembunyi di balik batu atau tanah," ujar pihak Jagat dalam pernyataan mereka.

Mereka berharap agar pemain tidak melibatkan kerusakan fisik pada tempat-tempat umum dan infrastruktur.

Dengan semakin populernya perburuan koin Jagat, penting bagi kita untuk menyadari bahwa tren ini, meskipun menghibur, dapat membawa dampak yang lebih besar pada masyarakat dan lingkungan.

Apa yang dimulai sebagai permainan sederhana, jika tidak diatur dengan bijak, bisa menjadi ancaman serius bagi keberlanjutan fasilitas publik.

Masyarakat harus lebih bijak dalam mengikuti tren dan mempertimbangkan dampak yang ditimbulkan.

Halaman:

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB