news

Banyak Publik Tertipu Video AI Jika Los Angles Jadi Kota Neraka akibat Kebakaran Hebat

Selasa, 14 Januari 2025 | 07:10 WIB
BUKAN AI: Foto-foto kebakaran Los Angles.

IFA.id - Belakangan ini, sebuah video memperlihatkan kebakaran besar yang melanda kawasan bukit, perumahan, hingga gedung-gedung di Los Angeles, California, Amerika Serikat. Video tersebut menjadi viral di berbagai platform media sosial seperti YouTube, Instagram, dan X (sebelumnya dikenal sebagai Twitter).

Dalam video itu, tampak seorang pengemudi menyusuri jalanan dengan latar belakang kobaran api yang masif. Kepanikan tergambar jelas dari lalu lalang mobil polisi di sekitar lokasi. Unggahan di YouTube yang menyertai video tersebut dilengkapi dengan takarir: "Massive fire in Los Angeles continues", yang dalam bahasa Indonesia berarti "Kebakaran masif di Los Angeles terus berlanjut."

Tangkapan layar hasil pengecekan tentang kebakaran yang meluas di Los Angeles.

Namun, apakah benar peristiwa kebakaran tersebut terjadi di Los Angeles?

Fakta Kebakaran di Los Angeles

Kebakaran hutan memang sering terjadi di wilayah Los Angeles, terutama saat musim panas yang panas dan kering. Beberapa faktor seperti angin kencang dan minimnya curah hujan kerap memperparah kondisi ini. Menurut estimasi, kerusakan dan kerugian akibat kebakaran di wilayah tersebut bisa mencapai 150 miliar dolar AS, setara dengan sekitar Rp2.447 triliun.

Meski demikian, klaim menyatakan jika video viral tersebut adalah rekaman asli kebakaran di Los Angeles ternyata tidak sepenuhnya benar.

Tim IFA.id melakukan pengecekan video tersebut melalui laman Hive Moderation, sebuah platform yang mampu mendeteksi apakah suatu video merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan (AI). Hasil analisis menunjukkan skor 94,9 persen yang mengindikasikan bahwa video tersebut merupakan buatan AI.

Tidak hanya itu, komunitas di platform X juga memberikan klarifikasi. Mereka menyebutkan bahwa video aslinya berasal dari akun Instagram @civilengineeringdiscoveries, yang kerap memposting konten kreatif berbasis teknologi visual. Komunitas ini sepakat bahwa video tersebut adalah hoaks dan bukan representasi dari kejadian nyata.

Kasus ini menjadi pengingat pentingnya verifikasi informasi sebelum mempercayai atau menyebarluaskan sebuah konten.

Kemajuan teknologi AI kini memungkinkan pembuatan video yang sangat realistis, sehingga sulit dibedakan dari rekaman asli. Perlu lebih bijak dalam mengonsumsi informasi, terutama yang viral di media sosial.

Setidaknya AI memanipulasi kebakaran di Los Angles lebih dari 30 video atau foto dari berbagai sudut pandang yang tersebar di berbagai platform.

Sebagai pengguna internet, langkah-langkah seperti memeriksa sumber konten, menggunakan alat pengecekan fakta, serta mengikuti informasi dari sumber terpercaya adalah hal yang harus dilakukan untuk menghindari penyebaran hoaks.

Tags

Terkini

Catatan Seorang Pengamat Kehidupan

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:49 WIB

Sedekah Anak Yatim: Pintu Rezeki yang Jarang Disadari

Kamis, 27 November 2025 | 09:56 WIB