Ifa.id -- Festival Budaya Turki Ethnosport yang keenam, yang dimulai pada hari Kamis menyelenggarakan berbagai kegiatan untuk memperingati ribuan anak-anak yang kehilangan nyawa akibat serangan Israel di Jalur Gaza.
Acara yang diselenggarakan oleh Konfederasi Ethnosport Dunia (WEC) ini berlangsung di Bandara Ataturk, Istanbul, pada 6-9 Juni 2024.
Festival ini dihadiri oleh perwakilan dari sekitar 30 negara, yang turut menampilkan berbagai olahraga tradisional, kerajinan tangan, kuliner lokal, serta permainan untuk anak-anak.
Baca Juga: Wisata Religi Islam di Indonesia: Menelusuri Jejak Spiritual dari Sabang hingga Merauke
Selama empat hari penyelenggaraan, festival ini bertujuan untuk menyuarakan kesedihan anak-anak Palestina yang menjadi korban kekerasan Israel, dengan menyajikan ratusan sepatu yang mewakili anak-anak yang tewas di Gaza.
Sebuah tenda juga didirikan untuk menggambarkan kondisi sulit yang dihadapi warga Gaza.
Pengunjung dapat merasakan pengalaman langsung dengan mengenakan kacamata 3D atau mencoba memanjat treadmill dengan beban berat di punggung mereka untuk merasakan penderitaan para pengungsi Gaza.
Baca Juga: Surga Kuliner Nusantara, Kota dengan Ragam Kuliner Terbanyak di Indonesia
Tulay Gokcimen, koordinator WEC untuk wilayah Palestina, mengungkapkan bahwa mereka berencana untuk menampilkan sebuah drama panggung yang menggambarkan penderitaan yang terjadi di Gaza, agar pengunjung dapat merasakan dan memahami situasi yang dialami oleh anak-anak dan keluarga di sana.
"Jika kita menempatkan sepatu yang mewakili setiap anak yang dibantai di Gaza, maka Bandara Ataturk akan dipenuhi dengan sepatu,” tambah dia.
“Tema festival adalah ‘Setiap anak berhak bermain’ dan ‘Semua anak berhak hidup dan belajar’. Kami mencoba menjelaskan kepada masyarakat di sini. Semuanya didesain untuk anak-anak yang hadir di sini sebagai tamu,” ujar dia.
Baca Juga: Banyak Publik Tertipu Video AI Jika Los Angles Jadi Kota Neraka akibat Kebakaran Hebat
“Kami menulis sebuah catatan di pintu masuk yang berbunyi: ‘Jika anak-anak Gaza bisa hidup, mereka bisa mengunjungi festival ini seperti Anda,’” tukas Gokcimen.
(Darin Anastasia)
Artikel Terkait
Kondsi Terkini Los Angeles Setelah Beberapa Hari Diterpa Kebakaran Hebat
Viral Fenomena Berburu Koin Jagat yang Meresahkan Hingga Rusak Fasilitas GBK
Liburan Seru Awal Tahun! Tempat Wisata di Jakarta yang Wajib Dikunjungi
Surga Kuliner Nusantara, Kota dengan Ragam Kuliner Terbanyak di Indonesia
Wisata Religi Islam di Indonesia: Menelusuri Jejak Spiritual dari Sabang hingga Merauke