ibrah

Mengapa Ghibah Dilarang Keras dalam Islam? Ini Dampaknya bagi Diri dan Masyarakat

Kamis, 17 April 2025 | 20:52 WIB
Mengapa Ghibah Dilarang Keras dalam Islam? Ini Dampaknya bagi Diri dan Masyarakat (Foto/YouTube)

IFA.id -- Dalam kehidupan sehari-hari, tak jarang kita terjebak dalam obrolan ringan yang berujung pada ghibah, tanpa sadar sedang membicarakan keburukan orang lain.

Padahal, dalam Islam, ghibah termasuk dosa besar yang dapat menghapus pahala dan mendatangkan murka Allah SWT.

Ghibah bukan hanya merusak hubungan antar manusia, tapi juga mengotori hati dan menjauhkan seseorang dari nilai-nilai keimanan.

Baca Juga: Kekuatan Silaturahmi dalam Islam: Menyambung Kasih, Memperpanjang Umur, dan Meluaskan Rezeki

Apa Itu Ghibah?

Secara bahasa, ghibah berarti membicarakan keburukan orang lain di belakangnya. Dalam hadis, Rasulullah SAW menjelaskan:


“Tahukah kamu apa itu ghibah?” Para sahabat menjawab, “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Beliau berkata, “Engkau menyebutkan tentang saudaramu sesuatu yang dia benci.” Lalu ada yang bertanya, “Bagaimana jika apa yang aku katakan itu benar ada padanya?” Beliau menjawab, “Jika apa yang kamu katakan itu benar ada padanya, berarti kamu telah mengghibahnya. Jika tidak, berarti kamu telah memfitnahnya.” (HR. Muslim)

Dengan demikian, ghibah tetap dianggap dosa meskipun hal yang dibicarakan itu benar. Ini menunjukkan betapa seriusnya Islam memandang persoalan menjaga lisan.

Mengapa Ghibah Berbahaya?

1. Menghapus Pahala Kebaikan

Salah satu bahaya terbesar ghibah adalah menghapus pahala amal. Dalam QS. Al-Hujurat ayat 12, Allah SWT berfirman:


“Dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagian yang lain. Sukakah salah seorang di antara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati? Maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya.”


Gambaran yang Allah berikan sangat keras: memakan daging saudara sendiri yang sudah mati. Ini menunjukkan bahwa ghibah adalah perbuatan yang menjijikkan di sisi Allah.

Baca Juga: Amalan dan Doa Penyejuk Hati yang Diajarkan Islam agar Hidup Lebih Tenang dan Terhindar dari Kegelisahan

2. Merusak Hati dan Hubungan Sosial

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB