IFA.id - mencatat, ada satu jenis kurma yang selalu memancing rasa penasaran banyak orang. Namanya sederhana, bentuknya hitam gelap, ukurannya tidak terlalu besar.
Namun sejak berabad silam, kurma ini menempati tempat istimewa dalam hati umat Islam. Dialah Kurma Ajwa, kurma yang dalam sejumlah hadis disebut Nabi sebagai kurma pilihan.
Pernah ada satu momen ketika seorang jamaah haji bercerita tentang perjalanannya ke Madinah. Ia tidak terlalu hafal jenis kurma, bahkan tidak terlalu suka kurma sebenarnya.
Tetapi begitu menginjakkan kaki di pasar dekat Masjid Nabawi, pedagang kurma berulang kali menyebut satu nama. Ajwa.
Baca Juga: Apakah Kurma Bisa Jadi Obat? Pandangan Islam
Ia penasaran, mencicipinya, lalu terkejut karena rasa manisnya tidak menusuk, teksturnya lembut, dan ada aroma khas yang sulit digambarkan. Sejak itu ia mulai mencari tahu: apa yang membuat Ajwa begitu terkenal?
IFA.id merangkum sejarah, keutamaan, hingga hikmah spiritual kurma istimewa ini agar lebih mudah dipahami siapa pun yang ingin mengenal Ajwa lebih dalam.
Awal Mula Kepopuleran Ajwa
Sejarah mencatat bahwa Kurma Ajwa adalah varietas yang tumbuh di daerah Madinah sejak masa awal Islam.
Banyak ulama menyebut Ajwa sebagai kurma yang ditanam langsung oleh Nabi, sementara sebagian lain menjelaskan bahwa Ajwa sudah ada sebelum Islam namun diwariskan kepada umat untuk dimuliakan.
Baca Juga: 7 Manfaat Kurma Menurut Islam dan Sains Modern
Terlepas dari perdebatan sejarah, yang jelas Ajwa memiliki keterikatan geografis dengan Madinah. Setiap musim haji, kurma jenis ini laris dibeli jamaah dari seluruh dunia.
Bahkan beberapa tahun terakhir, IFA.id menemukan bahwa permintaan global terhadap Ajwa terus meningkat, bukan hanya karena rasa, tapi juga keyakinan spiritual yang menyertainya.
Ajwa dianggap sebagai bagian dari identitas Madinah. Ketika seseorang membawa Ajwa pulang, seakan membawa sepotong kenangan dari kota Rasul. Ada rasa rindu, ada nilai sejarah, sekaligus ada keyakinan bahwa kurma ini membawa keberkahan.
Artikel Terkait
Tradisi Walimatu Safar di Nusantara: Sejarah, Kebiasaan, dan Perubahannya
Doa-doa Safar Sunnah Nabi yang Dibaca dalam Walimatu Safar
Makna Besar di Balik Bismillah: Muslim Diingatkan Tak Meremehkan Pembuka Amal
Rahasia Bismillah: Kalimat Pembuka yang Sering Diremehkan Umat Muslim