Kamis, 4 Juni 2026

Ketika Cemas Datang, Begini Cara Islam Menenangkannya

- Jumat, 21 November 2025 | 21:42 WIB
Saat cemas mengetuk, Islam selalu menawarkan jalan pulang menuju tenang. (Foto/Ilustrasi)
Saat cemas mengetuk, Islam selalu menawarkan jalan pulang menuju tenang. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Rahasia Tenang Hati dalam Islam untuk Kesehatan Mental

IFA.id melihat bahwa di era digital, kebutuhan memiliki lingkaran aman justru semakin besar. Ruang berbicara tentang kecemasan bukan tanda lemah, tapi proses merawat diri.

6. Sabar dan Syukur, Dua Penopang Mental

Sabar bukan pasrah buta. Sabar adalah memilih tetap berjalan meski hati berat. Dan syukur bukan hanya ucapan, tapi upaya memusatkan perhatian pada hal-hal yang masih bisa dirasakan sebagai nikmat.

Dalam psikologi modern, teknik ini dikenal sebagai reframing, yaitu mengarahkan pikiran pada perspektif yang lebih seimbang.

Islam sudah mengajarkannya sejak berabad-abad. Tidak heran banyak yang merasa lebih kuat setelah menggabungkan sabar, syukur, dan usaha lahiriah dalam menghadapi kecemasan.

7. Merawat Fisik untuk Menenangkan Jiwa

Banyak ulama terdahulu menegaskan bahwa jiwa yang tenang membutuhkan tubuh yang terawat. Tidur, makan, dan aktivitas fisik yang baik memengaruhi kondisi mental seseorang.

Baca Juga: Kurma Ajwa dan Kisah Keutamaannya

Kesehatan mental dalam Islam bukan hanya urusan batin, tetapi juga pemeliharaan tubuh yang menjadi amanah dari Allah.

IFA.id sering menekankan bahwa menjaga tubuh bukan tindakan duniawi semata, tapi bagian dari ibadah.

8. Ketika Cemas Tidak Mereda, Islam Menganjurkan Mencari Pertolongan

Ada kalanya kecemasan menjadi lebih berat dari sekadar gelisah sesaat. Dalam banyak tausiyah dan ajaran ulama, mencari bantuan ahli adalah bagian dari ikhtiar.

Islam tidak pernah melarang terapi psikologis. Bahkan, ia mendukung segala bentuk pertolongan profesional selama tidak bertentangan dengan syariat.

Kesehatan mental adalah amanah. Dan amanah harus dijaga dengan cara terbaik.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X