Kamis, 4 Juni 2026

Jejak Thariq bin Ziyad: Dari Afrika ke Andalusia, Perjuangan tanpa Mundur

Gilang Fajar, Ifa.id
- Senin, 24 Februari 2025 | 19:57 WIB
Jejak Thariq bin Ziyad: Dari Afrika ke Andalusia, Perjuangan tanpa Mundur. (Foto/YouTube)
Jejak Thariq bin Ziyad: Dari Afrika ke Andalusia, Perjuangan tanpa Mundur. (Foto/YouTube)

IFA.id -- Thariq bin Ziyad adalah salah satu jenderal Muslim paling terkenal dalam sejarah Islam.

Namanya dikenang karena keberaniannya dalam menaklukkan Andalusia (sekarang Spanyol) pada tahun 711 M.

Ia juga dikenal dengan kisah heroiknya saat membakar kapal pasukannya demi membangkitkan semangat juang melawan pasukan Visigoth yang jauh lebih besar.

Baca Juga: Kejayaan Abbasiyah di Bawah Harun Al-Rasyid: Peran Besar dalam Ilmu dan Peradaban

Awal Kehidupan dan Karier Militer

Thariq bin Ziyad berasal dari suku Berber di Afrika Utara dan tumbuh sebagai seorang pemuda yang cerdas serta memiliki bakat militer luar biasa.

Ia bergabung dengan pasukan Muslim di bawah kepemimpinan Musa bin Nushair, gubernur Afrika Utara pada masa Kekhalifahan Umayyah.

Karena keberanian dan kemampuannya, Thariq diangkat sebagai pemimpin militer di daerah Maghrib (Maroko modern) dan dipercaya untuk memimpin ekspedisi ke Semenanjung Iberia.

Baca Juga: Kehidupan Maryam: Perjalanan Iman dan Mukjizat Besar dari Allah

Penaklukan Andalusia dan Taktik Brilian

Pada tahun 711 M, atas perintah Musa bin Nushair dan dengan izin Khalifah Al-Walid bin Abdul Malik, Thariq memimpin pasukan sekitar 7.000 hingga 12.000 tentara Muslim yang terdiri dari suku Berber dan Arab menyeberangi Selat Gibraltar menuju daratan Spanyol.

Selat tersebut kemudian dinamai sesuai namanya, "Jabal Thariq" atau "Gunung Thariq" (sekarang dikenal sebagai Gibraltar).

Setibanya di pesisir Spanyol, Thariq melakukan tindakan yang menjadi legenda dalam sejarah: ia memerintahkan pembakaran kapal-kapal mereka.

Tindakan ini bertujuan untuk menghilangkan kemungkinan mundur dan menanamkan tekad pantang menyerah kepada pasukannya.

Menurut catatan sejarah, Thariq kemudian memberikan pidato yang menginspirasi tentaranya: "Wahai pasukanku, di belakang kalian adalah laut, di depan kalian adalah musuh. Tidak ada jalan kembali selain kemenangan!"

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X