Kamis, 4 Juni 2026

Kisah Luqman Al-Hakim dan Ajaran Moral yang Relevan Sepanjang Zaman

Gilang Fajar, Ifa.id
- Senin, 24 Februari 2025 | 18:25 WIB

IFA.id -- Luqman Al hakim adalah salah satu sosok yang dikenal dalam sejarah Islam sebagai seorang yang bijaksana.

Namanya diabadikan dalam Al-Qur’an, tepatnya dalam Surah Luqman, yang berisi nasihat-nasihat penting yang ia berikan kepada anaknya.

Meskipun tidak disebutkan secara pasti apakah Luqman seorang nabi atau hanya seorang yang dianugerahi kebijaksanaan oleh Allah, namun kata-katanya tetap menjadi pedoman hidup bagi banyak orang.

Baca Juga: Salahuddin Al-Ayyubi, pemimpin Muslim yang bijaksana dan gagah berani, berhasil membebaskan Yerusalem dari Tentara Salib pada 1187 M.

Siapakah Luqman Al-Hakim?

Luqman diyakini hidup pada zaman Nabi Daud. Ia berasal dari daerah Nubia atau Ethiopia, dan dikenal sebagai seorang yang sangat cerdas serta memiliki pemahaman mendalam tentang kehidupan.

Kebijaksanaan yang dimilikinya bukan hanya dalam hal keilmuan, tetapi juga dalam menjalani kehidupan dengan penuh kesabaran dan ketakwaan kepada Allah.

Luqman bukanlah seorang raja atau pemimpin besar, tetapi kata-katanya memiliki pengaruh yang sangat luas.

Ia dikenal karena sikapnya yang rendah hati, sabar, dan senantiasa mengajarkan nilai-nilai kebaikan kepada siapa saja yang ditemuinya, terutama kepada anaknya.

Nasihat Luqman Kepada Anaknya

Dalam Al-Qur’an, Allah mengabadikan beberapa nasihat Luqman kepada anaknya dalam Surah Luqman ayat 12-19. Berikut adalah beberapa pelajaran utama yang dapat diambil dari nasihatnya:

    1. Jangan Menyekutukan Allah

         "Wahai anakku, janganlah engkau mempersekutukan Allah. Sesungguhnya syirik itu              adalah kezaliman yang besar." (QS. Luqman: 13)

Luqman mengajarkan kepada anaknya bahwa tauhid, atau mengesakan Allah, adalah prinsip utama dalam kehidupan.

Syirik atau menyekutukan Allah dengan sesuatu yang lain adalah bentuk ketidakadilan terbesar, baik terhadap diri sendiri maupun terhadap Allah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X