Kamis, 4 Juni 2026

Menggali Kehidupan Mundzir bin Amr: Dedikasi Pemimpin Pasukan Qurra dalam Dakwah Islam

- Rabu, 22 Januari 2025 | 16:15 WIB
Kisah Mundzir bin Amr dalam sejarah islam (foto/pinterest.com)
Kisah Mundzir bin Amr dalam sejarah islam (foto/pinterest.com)

IFA.id – Sahabat Nabi Muhammad SAW, Mundzir bin Amr, memainkan peran penting dalam sejarah awal islam.

Ia dikenal karena keberaniannya di medan perang dan dedikasinya untuk menyebarkan agama islam sebagai komandan pasukan Qurra.

Mundzir bin Amr berasal dari keluarga Khazraj yang terhormat, yang terletak di Yatsrib (sekarang Madinah). Masyarakatnya menghormati ayahnya, Amru bin Khunais.

Baca Juga: Ragu Untuk Melanjutkan Pendidikan? Ketahuilah Hukum Menuntut Ilmu dalam Islam

Sejak zaman jahiliyah, Mundzir telah menunjukkan kemampuan membaca dan menulis. Ia adalah salah satu dari orang-orang yang mengikuti Baiat Aqabah kedua, di mana mereka bersumpah untuk melindungi Nabi Muhammad dan ajarannya dengan sepenuh hati.

Setelah hijrah ke Madinah, Nabi Muhammad menjalin persaudaraan antara Mundzir dan Thulaib bin Umair, menandakan kepercayaan Nabi kepada sahabat-sahabatnya.

Mundzir kemudian menjadi salah satu dari dua belas Naqib (pemimpin) Banu Saidah, menunjukkan posisi pentingnya dalam komunitas muslim.

Baca Juga: Bisnis Kuliner dalam Perspektif Islam

Mundzir bin Amr  memimpin pasukan Qurra yang terdiri dari tujuh puluh sahabat terpilih yang ahli dalam Al-Qur'an.

Setelah menerima permohonan dari Abu Bara', Rasulullah SAW mengutus mereka untuk mendakwahkan islam kepada penduduk Nejd pada tahun keempat hijriah.

Mundzir dan rekannya terus bergerak maju dengan semangat untuk menyebarkan ajaran Islam meskipun Rasulullah khawatir akan keselamatan mereka.

Baca Juga: Tiga Hidangan Khas Malaysia yang Halal dan Lezat

Misi ini, bagaimanapun, berakhir tragis. Pasukan Qurra diserang oleh suku-suku yang mengundang mereka sebelumnya ketika mereka tiba di Bi'r Maunah.

Mundzir berusaha menjelaskan bahwa mereka datang untuk berdakwah, bukan untuk berperang. Sayangnya, serangan itu menyebabkan kematian.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X