ekonomi-bisnis

Indonesia dan AS Resmi Mulai Negosiasi Teknis Tarif Resiprokal

Jumat, 25 April 2025 | 19:51 WIB
Pertemuan antara Delegasi RI dengan Secretary Lutnick untuk menyampaikan proposal negosiasi tarif di Washington DC (19/4/25).) (Foto/Kemenko Perekonomian)

IFA.id -- Pemerintah Indonesia dan Amerika Serikat secara resmi memulai negosiasi tingkat teknis terkait tarif resiprokal, ditandai dengan penandatanganan perjanjian kerahasiaan (Non-Disclosure Agreement/NDA) antara kedua negara pada Rabu, 23 April 2025.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari pertemuan antara Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dengan perwakilan dagang AS, termasuk USTR dan Secretary of Commerce.

Negosiasi ini bertujuan untuk membahas isu-isu teknis terkait tarif impor, akses pasar, dan penawaran Indonesia dalam meningkatkan impor produk pangan dan energi dari AS.

Baca Juga: Pasar LCGC Indonesia Tertekan: Penjualan Maret 2025 Anjlok 38%

Kedua belah pihak sepakat untuk menyelesaikan pembahasan teknis dalam waktu 60 hari, menyisakan 30 hari dari total 90 hari masa penundaan untuk implementasi kesepakatan. 

Dalam dua pekan mendatang, delegasi Indonesia dan USTR akan memulai pembahasan substansi teknis, dengan hasil perundingan yang akan dituangkan dalam sebuah framework agreement.

Pihak USTR menyambut baik proposal Indonesia dan telah menyusun working document yang memuat cakupan dan substansi negosiasi. 

Baca Juga: Nasabah Bank Jatim Raih Hadiah Utama Rp500 Juta dalam Undian Tabungan Simpeda 2025

Menteri Airlangga menyatakan bahwa momen ini merupakan peluang penting untuk mendorong reformasi struktural di bidang perdagangan dan investasi.

Pemerintah Indonesia berupaya mengedepankan kepentingan nasional dengan tetap mendorong penguatan hubungan bilateral dengan AS. 

Sebagai tindak lanjut, pemerintah Indonesia akan melakukan pendekatan dan konsultasi internal dengan para pemangku kepentingan dalam negeri.

Baca Juga: Jakarta E-Prix 2025 Hadirkan Mobil Listrik Generasi Ketiga, Diklaim Dua Kali Lebih Cepat dari Formula 1

Di sisi lain, delegasi Indonesia akan terus berkomunikasi dengan pihak AS untuk melanjutkan proses negosiasi di tingkat teknis. 

Dengan dimulainya negosiasi teknis ini, Indonesia menjadi salah satu dari 20 negara yang telah memulai proses perundingan tarif dengan AS.

Halaman:

Tags

Terkini

Ekonomi Syariah 5.0: Revolusi Halal di Era Digital

Kamis, 9 Oktober 2025 | 11:34 WIB