shihah

Keutamaan Tidur yang Baik dalam Islam: Posisi dan Waktu Tidur Sunnah

Senin, 24 Februari 2025 | 19:33 WIB
Keutamaan Tidur yang Baik dalam Islam: Posisi dan Waktu Tidur Sunnah (foto/youtube)

2. Tidak Tidur Tengkurap

Islam melarang tidur dengan posisi tengkurap karena Rasulullah SAW menyebutnya sebagai posisi tidur yang tidak disukai Allah. Dalam sebuah hadis, beliau bersabda:

"Sesungguhnya posisi tidur seperti ini (tengkurap) adalah posisi tidurnya penghuni neraka." (HR. Abu Dawud)

Selain itu, dari segi medis, tidur tengkurap dapat memberikan tekanan berlebih pada organ dalam dan menyebabkan gangguan pernapasan.

3. Menghindari Tidur Terlentang Terlalu Lama

Rasulullah SAW lebih sering tidur miring ke kanan daripada terlentang. Tidur terlentang dalam waktu lama bisa menyebabkan dengkuran dan gangguan tidur lainnya. Namun, jika dalam keadaan darurat atau sakit, posisi ini masih diperbolehkan.

Baca Juga: Tidur Siang dalam Tradisi Sunnah dan Manfaat bagi Kesehatan serta Produktivitas

Waktu Tidur Sunnah dalam Islam

1. Tidur Malam yang Cukup

Islam menganjurkan umatnya untuk tidur malam yang cukup dan menghindari begadang tanpa keperluan yang jelas.

Rasulullah SAW tidur setelah salat Isya dan bangun di sepertiga malam terakhir untuk beribadah. Ini sebagaimana diriwayatkan dalam hadis:

"Rasulullah SAW tidur pada awal malam dan bangun di sepertiga malam terakhir." (HR. Bukhari dan Muslim)

2. Tidur Qailulah (Tidur Siang Sejenak)

Tidur siang atau qailulah adalah kebiasaan Rasulullah SAW yang sangat dianjurkan. Dalam hadis disebutkan:

"Tidurlah di siang hari (qailulah), karena setan tidak melakukannya." (HR. Thabrani)

Tidur siang sejenak dapat meningkatkan produktivitas dan memperbaiki konsentrasi, terutama jika dilakukan sebelum waktu Zuhur.

3. Menghindari Tidur Setelah Subuh dan Asar

Islam tidak menganjurkan tidur setelah salat Subuh karena waktu ini adalah waktu yang penuh berkah. Rasulullah SAW bersabda:

"Ya Allah, berkahilah umatku di waktu pagi mereka." (HR. Abu Dawud)

Begitu pula, tidur setelah salat Asar dapat menyebabkan rasa pusing dan lelah saat bangun. Oleh karena itu, sebaiknya mengisi waktu setelah Asar dengan aktivitas yang bermanfaat.

Baca Juga: Menjadi Sumber Kesehatan dan Berkah, Berikut Buah yang Dianjurkan Dalam Islam

Halaman:

Tags

Terkini

Sedekah Jumat: Kisah Nyata yang Menggetarkan Hati

Jumat, 7 November 2025 | 16:50 WIB

Rahasia Pesantren Melahirkan Pemimpin Hebat Indonesia

Selasa, 21 Oktober 2025 | 14:18 WIB

Kisah Nyata: Hidup Berubah Setelah Rutin Sholat Dhuha

Sabtu, 11 Oktober 2025 | 16:01 WIB

Masjid Besar Gelar Salat Id Akbar, Jamaah Membludak

Jumat, 3 Oktober 2025 | 17:14 WIB

Kisah Nyata Pasangan Nikah Beda Agama, Bisa Bertahan?

Senin, 15 September 2025 | 12:41 WIB

Nikah Beda Agama: Antara Cinta dan Aturan Negara

Senin, 15 September 2025 | 11:27 WIB

Islamic Healing: Cara Islam Mengobati Luka Batin

Jumat, 18 April 2025 | 08:45 WIB

Bagaimana Islam Mengajarkan Mengatasi Kesepian?

Jumat, 18 April 2025 | 08:25 WIB

Puasa dan Manfaatnya bagi Kesehatan Mental

Rabu, 16 April 2025 | 20:55 WIB

Cara Rasulullah Menghadapi Rasa Sedih dan Kecewa

Rabu, 16 April 2025 | 20:35 WIB