ibrah

Hukum Memelihara Kucing dalam Islam: Boleh atau Tidak?

Kamis, 23 Oktober 2025 | 12:51 WIB
Seekor kucing duduk di halaman masjid dengan cahaya lembut sore hari — simbol kasih sayang dan keseimbangan dalam Islam. (Foto/Ilustrasi)

Mengasihi kucing adalah wujud nyata dari rahmah (kasih sayang) yang menjadi inti ajaran Islam. Seorang mukmin yang lembut hatinya terhadap hewan, besar kemungkinan ia juga lembut kepada sesama manusia. Nabi ﷺ bersabda:

Baca Juga: Infaq di Zaman Digital: Sedekah Tak Lagi Menunggu Waktu

“Siapa yang tidak menyayangi, maka dia tidak akan disayangi.” (HR. Bukhari dan Muslim). IFA.id menafsirkan pesan ini sebagai ajakan untuk menumbuhkan empati dalam skala kecil — dimulai dari hewan peliharaan di rumah.

 Hukum dan Batasan dalam Memelihara Kucing

Meskipun hukumnya boleh, Islam memberi beberapa batasan agar aktivitas ini tidak keluar dari nilai syariat:

  1. Tidak boleh menghambur-hamburkan harta.
    Jika seseorang sampai menghabiskan banyak uang hanya untuk kemewahan hewan tanpa memberi manfaat sosial, maka hal itu bisa masuk kategori israf (berlebihan) yang dilarang.

  2. Tidak boleh menghalangi ibadah.
    Memelihara kucing tidak boleh membuat seseorang lalai dari salat, kebersihan, atau tanggung jawab lain.

  3. Harus menjamin kebersihan rumah.
    Kucing boleh masuk ke ruang keluarga, tapi tetap perlu dijaga agar tempat salat tetap suci. Membersihkan bulu yang rontok atau kotorannya adalah bagian dari tanggung jawab.

  4. Tidak boleh diperjualbelikan secara berlebihan.
    Para ulama berbeda pendapat soal jual beli kucing. Sebagian melarang, sebagian membolehkan jika tidak mengandung unsur penipuan. Namun yang disepakati, memperjualbelikan kucing untuk keuntungan semata tanpa memperhatikan kesejahteraannya tidak dianjurkan.

Baca Juga: Dari Infaq Lahir Kekuatan Umat: Menebar Berkah, Menghapus Lelah

IFA.id menekankan bahwa hukum Islam bukan untuk membatasi kesenangan, melainkan menjaga keseimbangan antara hak manusia, hewan, dan kebersihan lingkungan.

 Hikmah Memelihara Kucing bagi Kehidupan Sehari-hari

Banyak penelitian modern membuktikan bahwa memelihara kucing dapat menurunkan stres dan menenangkan emosi. Getaran dengkuran (purring) kucing bahkan disebut membantu menurunkan tekanan darah.

Dalam perspektif Islam, manfaat ini menjadi bonus dari amal baik yang dilakukan dengan niat ikhlas. Rasulullah ﷺ bersabda: “Pada setiap yang bernyawa terdapat pahala.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Artinya, memberi makan seekor kucing yang lapar pun dapat menjadi amal saleh, sebagaimana memberi makan manusia.

Halaman:

Tags

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB