Islam sangat mendorong umatnya untuk menolong sesama. Baik berupa harta, tenaga, maupun waktu.
Dalam QS. Al-Baqarah ayat 267, Allah memerintahkan agar kita menginfakkan sebagian harta dari hasil usaha terbaik. Ini adalah wujud empati dalam bentuk konkret.
2. Menjenguk Orang Sakit dan Menghibur yang Sedih
Menjenguk orang sakit bukan hanya bentuk perhatian, tetapi juga bagian dari sunnah Nabi. Rasulullah SAW senantiasa hadir untuk menguatkan hati orang yang sedang diuji.
Bahkan dalam satu hadis disebutkan, siapa yang menjenguk orang sakit akan didoakan oleh malaikat.
3. Mendoakan Orang Lain Secara Diam-Diam
Empati juga bisa diwujudkan dalam bentuk spiritual. Saat kita tahu seseorang sedang kesulitan, mendoakannya tanpa sepengetahuannya adalah bentuk kasih sayang yang ikhlas.
Rasulullah SAW bersabda bahwa doa seorang Muslim untuk saudaranya tanpa sepengetahuan saudaranya itu akan dikabulkan dan malaikat pun mendoakan hal yang sama untuk si pendoa.
4. Tidak Menghakimi atau Merendahkan
Empati menuntut kita untuk tidak mudah menghakimi kesalahan atau keterpurukan orang lain. Dalam Islam, Allah lebih mencintai hamba yang menutupi aib saudaranya. Ketika kita menggantikan penghakiman dengan pemahaman, di situlah empati bekerja.
Cara Melatih Empati Sehari-hari
Empati tidak muncul begitu saja, melainkan perlu dilatih dengan kesadaran dan niat baik. Beberapa cara untuk membiasakan empati antara lain:
-
Mendengarkan dengan penuh perhatian saat orang lain bercerita
-
Merenungkan nasib orang lain dan membayangkan berada di posisi mereka