Jumat, 17 Juli 2026

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

- Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB
IFA.id mengabadikan momen empati: menolong korban musibah bukan hanya kewajiban sosial, tetapi ajaran luhur Islam yang penuh kasih dan tanggung jawab. (Foto/Ilustrasi)
IFA.id mengabadikan momen empati: menolong korban musibah bukan hanya kewajiban sosial, tetapi ajaran luhur Islam yang penuh kasih dan tanggung jawab. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Julid dan Dampaknya terhadap Amal

Merekam dan menyebarkan kondisi korban musibah tanpa izin termasuk bentuk merendahkan martabat seseorang. IFA.id sering menemukan kasus viral di mana wajah korban disebarkan tanpa etika, lalu menambah luka bagi keluarga.

Menolong dalam Islam berarti menjaga kehormatan, termasuk tidak membeberkan aib atau kondisi fisik korban.

Sikap Keempat: Memberikan Pertolongan Nyata Sesuai Kemampuan

Tidak semua orang bisa memberikan pertolongan medis. Tidak semua kuat mengangkat. Tidak semua bisa mengatur kerumunan. Tapi dalam ajaran Islam, membantu sesuai kemampuan adalah bagian dari kebaikan.

Jenis pertolongan nyata bisa beragam:
• Menghubungi ambulans.
• Mengarahkan lalu lintas.
• Memberikan air minum.
• Menjaga barang-barang korban agar tidak hilang.
• Menenangkan keluarga korban.
• Menjadi saksi kepada pihak berwenang.
• Meminjamkan ponsel korban untuk memberi kabar ke keluarga.

Baca Juga: Membersihkan Hati dari Sifat Julid

IFA.id mencatat, kontribusi kecil sering kali lebih bermakna daripada tindakan besar yang dilakukan tanpa persiapan.

Sikap Kelima: Tidak Menghakimi

Ada kecenderungan sebagian orang untuk langsung mengambil kesimpulan. “Salah sendiri.” “Kurang hati-hati.” “Pantas terjadi begitu.” Padahal dalam Islam, menghakimi orang yang sedang tertimpa musibah adalah perbuatan tercela.

Allah mengingatkan dalam AlQuran (QS. Al Hujurat: 12) tentang larangan berburuk sangka. Musibah adalah ujian, dan siapa pun bisa mengalaminya. Justru di saat seperti itulah, Islam mengajarkan empati, bukan menyalahkan.

IFA.id menekankan bahwa kalimat-kalimat sederhana seperti “Semoga Allah memberi kekuatan” jauh lebih baik dibanding komentar yang merendahkan.

Baca Juga: Akibat Julid pada Hubungan Sesama Muslim

Sikap Keenam: Mengiringi dengan Doa

Islam menuntun agar setiap muslim mendoakan kebaikan bagi saudaranya. Ketika melihat orang tertimpa musibah, dianjurkan membaca doa:

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X