Baca Juga: Tradisi Mulia: Kiai Ingatkan Pentingnya Bismillah Sejak Dini
Riset menunjukkan beberapa hal menarik:
-
Gula alami dalam kurma membantu pemulihan energi lebih cepat, terutama setelah puasa atau kelelahan. Inilah mengapa berbuka dengan kurma terasa begitu tepat.
-
Kandungan antioksidan tinggi seperti flavonoid dan fenolik membantu memerangi radikal bebas dan mengurangi peradangan.
-
Serat larutnya mendukung pencernaan, menurunkan risiko sembelit, dan menjaga kestabilan gula darah.
-
Mineral seperti kalium dan magnesium membantu fungsi saraf dan otot.
-
Beberapa studi menyebut kurma dapat meningkatkan kesehatan jantung bila dikonsumsi secara teratur.
Melihat semua temuan itu, wajar jika kurma dianggap sebagai makanan dengan efek terapeutik. Sains dan hadis berjalan saling menguatkan pada titik ini. Tidak berlebihan jika kurma disebut sebagai “obat” dalam konteks makanan yang memberi manfaat langsung pada tubuh.
Baca Juga: Bismillah Sebagai Tameng: Sunnah yang Menenangkan Jiwa
Kurma Ajwa: Makanan atau Obat?
Sebagian masyarakat menganggap Kurma Ajwa memiliki keistimewaan medis tertentu. Memang benar bahwa Nabi menyebut Ajwa sebagai kurma yang memiliki keutamaan khusus.
Namun IFA.id menggarisbawahi bahwa sebagian ulama memahami keutamaan itu sebagai bentuk syiar dan keberkahan khusus, bukan sekadar kandungan nutrisi.
Meski demikian, Ajwa tetap termasuk kurma berkualitas tinggi secara fisik: teksturnya lembut, kandungan nutrisinya stabil, dan rasanya tidak terlalu manis. Semua faktor itu membuatnya sangat baik untuk kesehatan.
Kembali lagi, penyebutannya sebagai “obat” memang punya makna spiritual dan historis, tetapi tetap berpijak pada realitas bahwa kurma adalah makanan bernutrisi tinggi yang mendukung kesehatan tubuh secara nyata.
Baca Juga: Generasi Muda Tinggalkan Bismillah? IFA.id Soroti Dampaknya
Artikel Terkait
Walimatu Safar untuk Jamaah Umrah dan Haji: Bagaimana Tuntunan Syariat?
Tradisi Walimatu Safar di Nusantara: Sejarah, Kebiasaan, dan Perubahannya
Doa-doa Safar Sunnah Nabi yang Dibaca dalam Walimatu Safar
Makna Besar di Balik Bismillah: Muslim Diingatkan Tak Meremehkan Pembuka Amal