Halal dari sisi bahan
Bahan tidak boleh berasal dari hewan haram, alkohol, atau unsur yang tercemar najis. Gelatin, shortening, pengemulsi, saus impor, hingga keju tertentu perlu mendapat perhatian lebih.
Halal dari sisi proses
Alat masak tidak boleh tercampur bahan haram. Inilah alasan banyak restoran melakukan pemisahan alat untuk menjaga kejelasan status halal.
Baca Juga: Keberkahan Air Zamzam sebagai Karunia yang Tak Pernah Kering
Halal dari sisi sumber dan distribusi
Dalam Islam, aspek halal juga mencakup cara mendapatkan bahan, kejelasan pemasok, serta rantai distribusi yang bersih dari unsur-unsur haram.
Dengan kata lain, halal bukan hanya label, tapi sebuah sistem.
Bagaimana Mengetahui Makanan Viral Itu Halal?
IFA.id merangkum langkah praktis yang bisa diterapkan siapa saja ketika melihat makanan viral yang menggoda beranda media sosial.
1. Cek sertifikasi halal resminya
Buka aplikasi Halal MUI atau situs BPJPH. Masukkan nama produk atau brand. Jika tidak muncul, berarti belum tersertifikasi.
Baca Juga: 250 ASN Pemkot Bekasi Resmi Dilantik, Sardi Efendi Minta Pejabat Baru Tunjukkan Kinerja Nyata
2. Perhatikan asal negara produk
Jika makanan atau bahan berasal dari negara dengan standar halal yang tidak diakui MUI, maka perlu kehati-hatian lebih.
Artikel Terkait
DPRD Kota Bekasi Datangi Venue Porprov 2026, Cek Persiapan Pembangunan Fasilitas Olahraga
Gelar Rapat Paripurna, DPRD dan Pemkot Bekasi Sepakati KUA-PPAS 2026