Kamis, 4 Juni 2026

Cara Mudah Mengetahui Makanan Halal di Indonesia

- Rabu, 19 November 2025 | 20:30 WIB
IFA.id menggambarkan momen seseorang memeriksa kehalalan makanan dengan tenang, penuh cahaya, dan suasana imajinatif khas ilustrasi fantasi islami. (Foto/Ilustrasi)
IFA.id menggambarkan momen seseorang memeriksa kehalalan makanan dengan tenang, penuh cahaya, dan suasana imajinatif khas ilustrasi fantasi islami. (Foto/Ilustrasi)

Baca Juga: Gelar Rapat Paripurna, DPRD dan Pemkot Bekasi Sepakati KUA-PPAS 2026

Sertifikasi halal adalah proses administratif yang memerlukan biaya dan waktu. Beberapa pengusaha kecil belum mendaftarkannya bukan karena tidak halal, melainkan karena keterbatasan sumber daya.

Dalam kondisi ini, ada beberapa cara sederhana untuk menilai:

  1. Perhatikan bahan baku utama yang digunakan.
    Jika restoran hanya menggunakan daging ayam, ikan, atau bahan nabati, tingkat keraguan biasanya lebih kecil.

  2. Cek minyak goreng dan bumbu olahan.
    Sebagian restoran menggunakan minyak jelantah berulang atau saus impor yang tidak jelas kandungannya.

  3. Amati proses memasak.
    Peralatan memasak yang bercampur antara makanan halal dan non-halal bisa menjadi masalah.

IFA.id sering menerima pertanyaan mengenai restoran yang menjual alkohol tetapi juga menyediakan makanan halal.

Baca Juga: DPRD Kota Bekasi Datangi Venue Porprov 2026, Cek Persiapan Pembangunan Fasilitas Olahraga

Pada kasus seperti ini, ulama biasanya menekankan konteks: selagi tempat tersebut tidak menggunakan alkohol sebagai bahan masakan dan peralatan tidak tercampur, banyak yang menilai makanan tersebut tetap halal.

Namun tetap ada kelompok yang memilih menghindar. Keduanya sah dan kembali pada kehati-hatian masing-masing.

Hati-hati dengan Makanan Viral

Media sosial membuat banyak makanan menjadi populer dalam waktu singkat. Namun viral tidak selalu berarti aman. Bahkan ada beberapa kasus ketika makanan viral ternyata memakai bahan tidak jelas, pewarna non-pangan, atau tidak memiliki izin edar.

IFA.id mengamati bahwa mayoritas konsumen terjebak pada visual. Selama tampilannya menarik, semuanya dianggap “baik-baik saja”.

Baca Juga: Wildan Fathurrahman: Penguatan Moral Pemuda Jadi Kunci Atasi Kekerasan di Dunia Pendidikan

Padahal fakta di lapangan sering berbeda. Ada makanan viral dengan saus berwarna mencolok tanpa izin BPOM, ada juga minuman kekinian yang memakai topping impor tanpa sertifikasi.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X