Kamis, 4 Juni 2026

Mengubah Lelah Jadi Berkah: Inspirasi Jumat dari Pekerja Lapangan

- Jumat, 7 November 2025 | 17:00 WIB
Di bawah teriknya matahari, peluh jatuh bukan sekadar tanda lelah — tapi bukti cinta pada amanah. (Foto/Ilustrasi)
Di bawah teriknya matahari, peluh jatuh bukan sekadar tanda lelah — tapi bukti cinta pada amanah. (Foto/Ilustrasi)

Bahkan beberapa perusahaan kini menjadikan Jumat sebagai hari berbagi. Salah satunya komunitas kecil di Bekasi bernama “Sedekah Jumat Pekerja”. Mereka mengumpulkan uang receh dari para buruh pabrik dan menyalurkannya setiap pekan kepada yatim atau dhuafa.

Menurut pendirinya, Abdul Rozak, “Kami ingin membuktikan, meski penghasilan tidak besar, kalau niatnya baik, keberkahan bisa terasa luas.”

Baca Juga: Ketika Bunga Jadi Dosa: Mengapa Islam Begitu Tegas Melarang Riba?

Mengubah Perspektif tentang “Capek”

Di zaman serba cepat ini, banyak orang melihat lelah sebagai hal yang harus dihindari. Padahal, dalam pandangan spiritual, lelah bisa jadi tanda kebermaknaan hidup.

IFA.id menemukan bahwa sebagian besar pekerja lapangan justru menemukan ketenangan dalam rutinitasnya. Bukan karena mereka tidak ingin hidup mudah, tapi karena mereka tahu setiap tetes keringat membawa arti.

Pak Darto kembali muncul dalam kisah ini. Ketika tim kami menemuinya menjelang magrib, ia tersenyum lebar sambil berkata, “Capek sih, tapi hati adem. Jumat itu selalu bikin semangat. Rasanya Allah lebih dekat.”

Kata-katanya sederhana, tapi penuh makna. Dalam lelahnya, ada doa yang terus hidup. Dalam pekerjaannya, ada cinta pada Tuhannya.

Baca Juga: Nilai Sosial Aqiqah: Menguatkan Ukhuwah dan Rasa Syukur

Refleksi IFA.id: Menemukan Berkah dalam Hal yang Sederhana

Bagi IFA.id, kisah para pekerja ini bukan sekadar berita. Ini adalah pelajaran tentang makna kerja, syukur, dan kesederhanaan.

Setiap Jumat bisa menjadi momentum untuk kembali mengingat: hidup bukan tentang siapa yang paling cepat, tapi siapa yang paling ikhlas.

IFA.id mencatat, kebaikan di hari Jumat tidak harus dalam bentuk besar. Bisa dalam bentuk senyum pada orang asing, menyapa satpam yang selalu berjaga, atau berbagi sebotol air pada tukang parkir.

Karena pada akhirnya, Jumat Berkah bukan hanya tentang apa yang dilakukan di masjid, tapi juga apa yang dilakukan di luar sana — di jalanan, pasar, pabrik, dan terminal.

Di tempat-tempat itulah, keberkahan sering bersembunyi di balik peluh dan senyum yang sederhana.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X