Kamis, 4 Juni 2026

Hidup di Dunia Hanya Sementara: Lalu Untuk Apa Kita Mengejarnya?

- Selasa, 4 November 2025 | 12:18 WIB
Bayangan mentari senja di atas jalan sepi — mengingatkan bahwa semua yang indah pun akan berlalu. Dunia hanya singgah, bukan rumah abadi. (Foto/Ilustrasi)
Bayangan mentari senja di atas jalan sepi — mengingatkan bahwa semua yang indah pun akan berlalu. Dunia hanya singgah, bukan rumah abadi. (Foto/Ilustrasi)

IFA.id mengajak setiap pembaca untuk kembali menata niat.
Bukan berhenti bekerja, tapi menata arah mengapa bekerja.
Bukan berhenti bermimpi, tapi memastikan mimpi itu menuju ridha-Nya.

Baca Juga: Bangun Pagi, Niat Suci: Begini Cara Menjadikan Pekerjaan Sebagai Ibadah

8. Doa Pendek untuk Mengingat Kefanaan Dunia

اللَّهُمَّ لَا تَجْعَلِ الدُّنْيَا أَكْبَرَ هَمِّنَا وَلَا مَبْلَغَ عِلْمِنَا، وَاجْعَلِ الْجَنَّةَ دَارَنَا وَقَرَارَنَا

Allahumma la taj‘alid-dunya akbara hammina wa la mablagha ‘ilmina, waj‘alil-jannata darana wa qararana.

“Ya Allah, jangan jadikan dunia sebagai tujuan utama dan puncak ilmu kami. Jadikan surga sebagai tempat tinggal dan akhir perjalanan kami.”

Doa ini adalah pengingat lembut agar hati tidak terpaut pada yang sementara.
Ketika dibaca dengan sungguh-sungguh, kalimat ini menenangkan dada dan menuntun arah langkah.

Baca Juga: Rahasia Langit: Mengapa Hujan Selalu Datang Bersama Rezeki?

Dunia Sementara, Tapi Bisa Jadi Jalan Menuju Selamanya

Hidup di dunia hanya sementara, tapi maknanya bisa abadi.
Bukan seberapa lama seseorang hidup, melainkan bagaimana ia mengisinya.
Orang yang sadar bahwa dunia hanya persinggahan akan hidup dengan ringan, tapi bermakna.

Ia tak menimbun harta, tapi menanam pahala.
Ia tak memburu pujian, tapi mencari keridhaan.

Maka ketika dunia terasa terlalu cepat, berhentilah sejenak.
Tarik napas, lihat langit, dan bisikkan dalam hati:
“Ya Allah, dunia ini sementara, tapi jadikan setiap langkahku menuju keabadian-Mu.”

Baca Juga: Tak Sekadar Cari Nafkah: Spirit Ibadah di Balik Setiap Pekerjaan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X