IFA.id - Ada yang menarik dari kebiasaan sebagian umat Islam yang tampak sederhana: menahan lapar dua hari dalam seminggu, setiap Senin dan Kamis.
Tapi di balik rutinitas itu, tersimpan hikmah yang begitu dalam bukan hanya bagi tubuh, tapi juga jiwa. IFA.id mencatat, tradisi puasa Senin Kamis bukan sekadar kebiasaan, melainkan jendela kecil menuju kehidupan yang lebih teratur, bersih, dan penuh keberkahan.
Rasulullah SAW dikenal sebagai sosok yang sangat mencintai amalan yang konsisten. Dalam sebuah hadis dari HR. Tirmidzi, beliau bersabda:
"Amal perbuatan manusia dilaporkan (kepada Allah) pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka amalanku dilaporkan saat aku sedang berpuasa.” (HR. Tirmidzi)
Baca Juga: Hikmah Spiritual Puasa Senin Kamis: Mendekatkan Diri di Tengah Kesibukan
Ada makna mendalam di sini. Senin dan Kamis bukan sekadar hari dalam kalender, melainkan momentum spiritual.
Di dua hari itu, langit seperti terbuka, amal manusia diangkat, dan pintu-pintu rahmat terbuka lebar. Maka tak heran jika Nabi memilih momen tersebut untuk mempersembahkan kondisi terbaiknya: dalam keadaan berpuasa.
Puasa sunnah tidak memerlukan niat keras seperti ibadah haji atau zakat. Niat cukup dilakukan di hati, karena yang terpenting adalah kesadaran untuk melaksanakan ibadah tersebut dengan tulus.
Namun, melafalkan niat secara lisan tetap disunnahkan. Berikut lafaz niat puasa Senin Kamis yang biasa diamalkan:
Baca Juga: Manfaat Kesehatan Luar Biasa dari Puasa Senin Kamis yang Belum Banyak Diketahui
1. Niat Puasa Hari Senin
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الِاثْنَيْنِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma yaumil itsnaini sunnatan lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Senin karena Allah Ta‘ala.”
2. Niat Puasa Hari Kamis
نَوَيْتُ صَوْمَ يَوْمِ الْخَمِيسِ سُنَّةً لِلّٰهِ تَعَالَى
“Nawaitu shauma yaumil khamīsi sunnatan lillāhi ta‘ālā.”
Artinya: “Aku berniat puasa sunnah hari Kamis karena Allah Ta‘ala.”
IFA.id mencatat, niat ini bisa diucapkan malam sebelumnya hingga menjelang fajar, selama belum makan, minum, atau melakukan hal-hal yang membatalkan puasa.
Baca Juga: Dari Ihram ke Ikhlas: Transformasi Diri Setelah Umroh
Doa Berbuka Puasa Senin Kamis
Setelah seharian menahan lapar dan dahaga, saat berbuka menjadi momen syukur yang luar biasa. Rasulullah SAW mengajarkan doa singkat namun penuh makna berikut:
Artikel Terkait
Ekonomi Syariah: Jalan Tengah Menuju Keadilan dan Keberkahan Umat
Umroh Bukan Sekadar Perjalanan, Tapi Panggilan Jiwa
Langkah Kaki Menuju Baitullah: Rahasia Keberkahan di Setiap Putaran Thawaf