Kamis, 4 Juni 2026

Mengapa Puasa Senin Kamis Dinilai Sunnah Paling “Mudah Tapi Mendalam"

- Jumat, 10 Oktober 2025 | 16:32 WIB
Puasa Senin Kamis — amalan ringan tapi sarat makna. Menahan diri dua kali sepekan bukan sekadar lapar dan haus, tapi latihan spiritual yang menumbuhkan kesabaran, syukur, dan kedekatan dengan Allah SWT. (Foto/Ilustrasi)
Puasa Senin Kamis — amalan ringan tapi sarat makna. Menahan diri dua kali sepekan bukan sekadar lapar dan haus, tapi latihan spiritual yang menumbuhkan kesabaran, syukur, dan kedekatan dengan Allah SWT. (Foto/Ilustrasi)

 

IFA.id - Pernah ada masa ketika seseorang merasa hidupnya terlalu cepat, penuh tekanan, dan kehilangan arah. Di tengah hiruk-pikuk dunia yang tak kenal henti, ada satu amalan sederhana yang diam-diam memulihkan ketenangan hati: puasa Senin Kamis.

IFA.id mencatat, inilah ibadah ringan namun menyimpan kekuatan besar bukan hanya menahan lapar dan haus, tapi juga menyembuhkan jiwa yang haus akan makna.

1. Sunnah yang Dicintai Rasulullah ﷺ

Dalam riwayat HR. Tirmidzi, Rasulullah ﷺ bersabda: “Amal perbuatan manusia diperlihatkan kepada Allah pada hari Senin dan Kamis, maka aku suka amal perbuatanku diperlihatkan dalam keadaan aku berpuasa.”

Dari sinilah puasa Senin Kamis menjadi amalan istimewa sederhana tapi berisi cinta. Rasulullah ﷺ memilih dua hari itu bukan tanpa alasan: keduanya adalah momen “pengumpulan amal”. Puasa menjadi tanda kesiapan batin untuk menghadapi penilaian Ilahi.

Baca Juga: Dari Ihram ke Ikhlas: Transformasi Diri Setelah Umroh

2. Ketenangan di Tengah Kesibukan

Banyak yang mengira puasa Senin Kamis hanya untuk kalangan santri atau orang tua. Padahal, banyak profesional muda kini menjadikannya ritual detoks pikiran.

Seorang karyawan startup di Jakarta pernah berkata kepada IFA.id: “Justru di hari Senin, puasa bikin kepala jernih. Enggak reaktif, lebih fokus.”

Puasa menciptakan jeda alami di antara derasnya rutinitas. Bukan sekadar menahan makan, tapi menahan reaksi spontan. Di situlah letak “mudah tapi mendalam”-nya.

3. Rahasia Medis di Balik Puasa Senin Kamis

IFA.id melansir dari riset Harvard T.H. Chan School of Public Health (2023) bahwa puasa intermiten dua kali seminggu terbukti:

  • Menurunkan risiko inflamasi.

  • Meningkatkan regenerasi sel.

  • Menstabilkan kadar gula darah.

Baca Juga: Umroh Bersama Keluarga: Menyulam Cinta di Tanah Suci

Menariknya, pola ini selaras dengan puasa Senin Kamis. Tubuh mendapatkan waktu pemulihan alami, pikiran menjadi lebih tenang, dan emosi lebih stabil. Jadi, bukan hanya spiritual — ada sains yang mendukung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Cara Terbaik Bersedekah untuk Anak Yatim Menurut Islam

Kamis, 27 November 2025 | 10:08 WIB

Rahasia Besar di Balik Sedekah untuk Anak Yatim

Kamis, 27 November 2025 | 10:02 WIB

Mengapa Sedekah kepada Anak Yatim Dilipatgandakan?

Kamis, 27 November 2025 | 09:51 WIB

Keajaiban Sedekah Anak Yatim dalam Islam

Kamis, 27 November 2025 | 09:45 WIB

Ujian atau Azab? Cara Islam Memandang Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:19 WIB

Sikap Terbaik Saat Menolong Korban Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 12:05 WIB

Mengapa Islam Melarang Menghina Musibah Orang Lain?

Rabu, 26 November 2025 | 11:58 WIB

Doa yang Dianjurkan Ketika Melihat Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:49 WIB

Adab Muslim Saat Melihat Orang Kena Musibah

Rabu, 26 November 2025 | 11:44 WIB

Rahasia Hikmah di Balik Musibah Menurut Islam

Rabu, 26 November 2025 | 11:37 WIB

Mitos dan Fakta tentang Hijab yang Sering Disalahpahami

Selasa, 25 November 2025 | 11:25 WIB

Perjalanan Hijab dari Masa Nabi hingga Era Modern

Selasa, 25 November 2025 | 11:11 WIB

Mengapa Hijab Diwajibkan? Penjelasan Dalil dan Hikmahnya

Selasa, 25 November 2025 | 11:07 WIB

Terpopuler

X