Karir tinju profesional Hopkins dimulai pada tahun 1988 ketika ia berusia 23 tahun mengalahkan Clinton Mitchell.
Hopkins mencatatkan 55 kemenangan, 8 kekalahan, dan 2 imbang selama 28 tahun kariernya.
Selain itu, setelah memenangkan titel WBA, IBF, WBC, dan WBO, ia menjadi juara dunia tak terbantahkan (undisputed champion) di kelas menengah.
6. Devin Haney
Sama seperti Hopkins, Devin Haney juga merupakan juara dunia tak terbantahkan, namun di kelas ringan. Ia meraih gelar ini pada tahun 2022 setelah mengalahkan George Kambosos Jr.
Baca Juga: Hamas menyatakan terima kasih kepada beberapa negara yang telah membantu perjuangan rakyat Palestina
Selain itu, ia mempertahankan gelarnya setelah mengalahkan George di tahun yang sama dan mengalahkan Vasiliy Lomachenko pada tahun 2023. Petinju yang dijuluki The Dream ini telah menang 31 kali dan belum pernah kalah.
Keenam petinju muslim ini tidak hanya menjadi juara dunia, tetapi mereka juga memberi inspirasi kepada banyak orang dengan perjalanan hidup mereka.
Mereka menunjukkan bahwa segala sesuatu dapat dicapai dengan kerja keras, disiplin, dan iman yang kuat, baik di arena tinju maupun dalam kehidupan sehari-hari.
(Dinda Putri R)
Artikel Terkait
Jejak Sejarah Sayyidah Aisyah: Pionir Perempuan di Tengah Kontroversi Tradisi Islam
Kepemimpinan Zulkarnain dalam Al-Qur’an: Kebijaksanaan Seorang Raja dalam Melindungi Umat dari Ya’juj Ma’juj
Pelajaran Hidup dari Kisah Habil dan Qabil: Dinamika Kecemburuan yang Menghancurkan Persaudaraan
Kisah Inspiratif dari Habsyah: Keteguhan Raja Najasyi dalam Menerima Umat Islam di Tengah Ancaman Quraisy
Pelajaran dari Al-Hijr: Kisah Nabi Shaleh AS dan Keangkuhan Kaum Tsamud yang Menolak Kebenaran