IFA.id – Dunia tinju diatur oleh empat federasi: World Boxing Association (WBA), World Boxing Council (WBC), World Boxing Organization (WBO), dan International Boxing Federation (IBF).
Dimulai dari kelas terbang mini, kelas ringan, dan kelas berat, gelar juara dari keempat organisasi tersebut menunjukkan dominasi seorang petinju di kelasnya.
Para petinju dari berbagai latar belakang dan negara bersaing sengit untuk merebut sabuk juara prestisius ini.
Dari banyaknya petinju di seluruh dunia yang bersaing untuk gelar ini, beberapa petinju muslim berhasil mendapatkan sabuk juara dunia dari turnamen yang diadakan oleh keempat organisasi tersebut.
Baca Juga: Kuliner Kaki Lima Hidden Gem di Jakarta: Lezat, Terjangkau, dan Wajib Dicoba!
Mereka tidak hanya menunjukkan kemampuan fisik yang luar biasa, tetapi juga ketekunan dan dedikasi yang tinggi.
Berikut adalah 6 petinju muslim yang telah berhasil di arena tinju global:
1. Muhammad Ali
Salah satu petinju terbaik di dunia adalah Muhammad Ali, yang lahir sebagai Cassius Clay. Pada 25 Februari 1964, dia mengalahkan Sonny Liston dan menjadi juara dunia kelas berat.
Ali dikenal karena kemampuannya untuk beradaptasi dengan ring dan kecepatan yang luar biasa. Ia menang 56 kali dari 61 pertandingan selama kariernya, 37 di antaranya melalui KO.
Baca Juga: Iran tentang gencatan senjata di Gaza: Keberhasilan bagi Palestina, kekalahan besar bagi Israel
Ali memeluk Islam pada tahun 1964 dan menjadi aktivis sosial yang terkenal setelah mengintegrasikan agama tersebut ke dalam hidupnya.
2. Ruslan Chagaev
Ruslan Chagaev adalah petinju kelas berat asal Uzbekistan yang mencatatkan 34 kemenangan, 3 kekalahan, dan 1 imbang dalam 18 tahun kariernya.
Artikel Terkait
Jejak Sejarah Sayyidah Aisyah: Pionir Perempuan di Tengah Kontroversi Tradisi Islam
Kepemimpinan Zulkarnain dalam Al-Qur’an: Kebijaksanaan Seorang Raja dalam Melindungi Umat dari Ya’juj Ma’juj
Pelajaran Hidup dari Kisah Habil dan Qabil: Dinamika Kecemburuan yang Menghancurkan Persaudaraan
Kisah Inspiratif dari Habsyah: Keteguhan Raja Najasyi dalam Menerima Umat Islam di Tengah Ancaman Quraisy
Pelajaran dari Al-Hijr: Kisah Nabi Shaleh AS dan Keangkuhan Kaum Tsamud yang Menolak Kebenaran